nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buka Pasar Saham saat Libur Lebaran, BEI Tunggu Keputusan BI

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 07 Mei 2018 15:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 07 278 1895401 bei-kaji-buka-pasar-saham-pada-11-12-juni-SJ0InwXERQ.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah menetapkan cuti bersama Lebaran 2018. Tidak ada perubahan sehingga jadwal cuti bersama masih mengacu kepada ketetapan yang dituangkan dalam SKB tiga menteri pada April lalu. 

Dengan demikian, cuti bersama Lebaran 2018 menjadi tujuh hari, yaitu tanggal 11, 12, 13, 14, 18, 19, dan 20. Dengan demikian total libur lebaran 2018 menjadi 10 hari. 

Baca Juga: 4 Fakta Mudik Lebaran 2018, dari Tol Jakarta-Surabaya hingga Angkutan Laut

Khusus untuk pasar modal, terdapat ketetapan khusus yang tercantum dalam poin keempat, yakni transaksi pasar modal dan bursa akan dibuka lebih awal yakni pada 20 Juni 2018.

Direktur Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, bursa akan mengikuti ketetapan yang telah diberikan pemerintah. Untuk tanggal 11 dan 12, nantinya bursa akan mengikuti jadwal Bank Indonesia. 

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin

Artinya, ada kemungkinan bursa tetap beroperasi secara normal asalkan sistem kliring tetap berjalan. 

"Kalau tanggal 20 sudah pasti (buka). Saya enggak tahu tanggal 11-12. Kalau tanggal itu BI buka saya harus minta izin ke OJK. Kalau kliringnya buka, kami buka,” ujarnya di gedung BEI, Jakarta, Senin (7/5/2018). 

Baca Juga: Tambah Toilet Bergerak, Jasa Marga Juga Atur Rest Area yang Jadi Biang Kemacetan

"Ya kalau BI enggak buka ya kami enggak bisa buka. Kalau paksa buka siapa yang transaksikan,” imbuh dia.

Tito juga menyebut, pemerintah telah mendengarkan masukan dari berbagai pihak soal libur lebaran. Sebagaimana diberitakan sbeelumnya, bahwa Tito menerima banyak menerima keluhan dari investor luar negeri terkait libur lebaran yang cukup lama. 

Alami Penguatan Hampir Sepanjang Hari, IHSG Justru Terus Melemah di Akhir Perdagangan

Investor mengkhawatirkan modalnya akan mandeg selama hampir dua minggu lamanya. 

“Sekarang pemerintah buka diri, kok. Buktinya tanggal 20 bursa boleh buka,” tuturnya. 

(dni)

Berita Terkait

BEI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini