nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Menguat Ditopang Melesetnya Proyeksi Inflasi

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 10 Mei 2018 22:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 10 278 1896830 wall-street-menguat-ditopang-melesetnya-proyeksi-inflasi-ke9SM419cR.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

NEW YORK - Bursa saham di Amerika Serikat (AS),Wall Street dibuka menguat pada perdangan Kamis waktu setempat.

Penguatan di dorong karena karena kenaikan harga konsumen AS yang ternyata lebih lemah dari perkiraan pada bulan sebelumnya. Hal ini pun membuat laju inflasi lebih baik.

Sebuah laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) naik 0,2% di bawah ekspektasi ekonom sebesar 0,3%. Hal tersebut karena meningkatnya biaya untuk bensin dan akomodasi sewa alat  perawatan kesehatan.

Baca Juga  : Wall Street Menguat Ditopang Melonjaknya Harga Minyak

Sebenarnya, kenaikan pasar saham terjadi selama dua hari terakhir,  menyusul keputusan Presiden Donald Trump untuk menarik Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir dengan Iran.

Harga minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan terbesar mereka dalam sebulan pada ekspektasi potensi gangguan terhadap aliran minyak mentah dari eksportir utama Iran karena Amerika Serikat berencana untuk menerapkan kembali sanksi.

Kenaikan harga minyak telah membantu indeks energi S & P 500 mengungguli sektor utama lainnya di kuartal ini dengan kenaikan sebesar 12,6 persen.

IHSG Ditutup Naik Tipis pada Penutupan Perdagangan Akhir Pekan
"Pasar ingin melihat pelarian di sektor tertentu," kata Kepala Strategi Investasi dan Manajer Portofolio Senior SlateStone Wealth LLC Robert Pavlik, di New York, Kamis (10/5/2018).

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 49,12 poin atau 0,20% menjadi 24.591,66. S & P 500 dibuka lebih tinggi dengan 7,23 poin atau 0,27%, di 2,705.02. Nasdaq Composite naik 16,00 poin atau 0,22% menjadi 7.355,90 pada bel pembukaan hari ini.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena para pelaku pasar terus mencerna keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 182,33 poin atau 0,75% menjadi berakhir di 24.542,54 poin. Indeks S&P 500 bertambah 25,87 poin atau 0,97%, menjadi ditutup di 2.697,79 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir naik 73,00 poin atau 1% lebih tinggi, menjadi 7.339,91 poin.

Banteng Wall Street, Salah Satu Ikon Terpopuler Kota New York

Dalam pidato, Trump mengumumkan keluar dari kesepakatan, menambahkan dia tidak akan menandatangani pelepasan sanksi-sanksi terkait nuklir terhadap Iran.

Baca Juga : Wall Street Bervariasi, Indeks S&P Turun Tipis

Beberapa analis mengatakan keputusan Trump dapat mengirim harga minyak lebih tinggi, yang akan berdampak pada pendapatan perusahaan. Harga minyak melonjak setelah keputusan Trump, dengan minyak mentah AS (WTI) dan minyak mentah Brent melompat di atas 3%.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini