Marak Uang Palsu Jelang Ramadan, Begini Langkah BI

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Jum'at 11 Mei 2018 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 11 320 1897037 marak-uang-palsu-jelang-ramadan-begini-langkah-bi-hhgiS9bHJw.jpg Foto: Okezone

CIREBON - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cirebon memastikan penurunan uang palsu pada Ramadan mendatang di wilayah Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Majalengka.

Kepala Bank Indonesia KP Cirebon Abdul Majid Ikram menerangkan, pada saat Ramadan mendatang peredaran uang palsu tidak akan mengalami peningkatan bahkan cenderung menurun. Namun, dia mengkhawatirkan peningkatan peredaran uang palsu pada Pilkada mendatang.

"Kami sudah melakukan langkah-langkah untuk meminimalisir peredaran uang palsu seperti sosialisasi dan mencari uang palsu di pasar-pasar. Jadi Insya Allah peredarannya menurun," terangnya, Jumat (11/5/2018).

Baca Juga : Jabodetabek Jadi Sarang Uang Palsu Terbanyak

Dia pun akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk mengantisipasi peredaran uang palsu. Akan tetapi saat momen pilkada nanti dikhawatirkan peredaran uang palsu meningkat karena permintaan uang yang meningkat.

Bareskrim-BI Gagalkan Peredaran Uang Palsu dan Tangkap 6 Tersangka

"Masyarakat juga biasanya memakai uang pecahan kecil saat Ramadan nanti," tuturnya.

Deputi KP BI Cirebon Rawindra Ardiansah menambahkan masyarakat sudah mulai tumbuh kesadaran terkait peredaran uang palsu. Dia menyebutkan pada 2015 uang palsu masih cukup tinggi sekira 15.000 lembar, kemudian mengalami penurunan yang signifikan hampir 50% di 2016 menjadi 7.077 lembar.

Baca Juga : Marak Uang Palsu, BI: Masyarakat Tidak Tahu Keaslian Rupiah

"Di 2017 peredaran uang palsu mengalami penurunan kembali menjadi 6.093 lembar dan di 2018 sementara sebanyak 902 lembar," sebutnya.

Menurutnya, penurunan tersebut tidak lain karena langkah-langkah BI yang terus mengedukasi masyarakat terkait uang palsu, selain itu juga BI meluncurkan program mitra SP, jadi para pedagang direkrut untuk membantu tugas BI dalam mengantisipasi peredaran uang palsu, menjadi sumber informasi dan kepanjangan tangan BI.

Bareskrim-BI Gagalkan Peredaran Uang Palsu dan Tangkap 6 Tersangka

"Ada tiga langkah untuk mengantisipasi peredaran uang palsu yakni pencegahan, preventif dan represif," pungkasnya.

 

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini