Image

Meski Ada Bom, Sri Mulyani: Persiapan Acara IMF-World Bank Terus Jalan

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 14:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 14 20 1898088 meski-ada-bom-sri-mulyani-persiapan-acara-imf-world-bank-terus-jalan-dhmTzT2d7u.jpg Foto: Sri Mulyani (Setkab)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, persiapan pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB) tetap dilakukan, pasca-terjadinya bom gereja di wilayah Surabaya.

Dia pun mengaku hingga kini belum dihubungi pihak IMF dan Bank Dunia terkait keamanan Indonesia pasca-bom.

"Tidak, ini kan terus berjalan, artinya persiapan tetap dilakukan," jelas Sri Mulyani di Kantor BPK, Jakarta, Senin (14/5/2018).

 Pengamanan di Polrestabes Surabaya Pascaledakan Bom Bunuh Diri

Menurutnya, aksi teror seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi di berbagai negara juga demikian. Hanya saja bentuk aksi teror seperti apa karakter serangannya, bagaimana bentuk ancamannya dan bagaimana mitigasi.

"(Pihak IMF) belum sampai ke sana (pembahasan keamanan Indonesia) karena demi keselamatan masyarakat kita sendiri yang diserang dan jadi korban," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memastikan tidak ada dampak kerusuhan dan pembunuhan 5 polisi di Mako Brimob terhadap persiapan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional-Bank Dunia (IMF-WB).

 

Luhut menegaskan, persiapan IMF-WB terus dimatangkan, di mana saat ini sudah mencapai 70%. Hal tersebut mencakup infrastruktur, hotel, transportasi dan lainnya.

"Sampai sekarang mampu mengatasi masalah itu dengan baik. Brimob baik. Tapi walaupun keterlaluan terhadap prajurit kita," tegasnya.

Selain kejadian itu, Luhut memastikan, bahwa untuk bencana seperti kejadian erupsi Gunung Merapi hari ini dan Gunung Agung beberapa waktu lalu, tidak mempengaruhi persiapan ini. Pihak IMF juga, sudah melihat bahwa tidak ada dampak dari dua kejadian gunung tersebut.

"Kalau Gunung Agung meledak itu radiusnya hanya 10 km, jarang ke Nusa Dua itu 75 km. Angin juga bergerak ke arah timur. Secara teori itu enggak akan ada dampak," tukasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini