nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aksi Serangan Bom Berhasil 'Merahkan' IHSG ke 5.911

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 12:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 14 278 1898008 aksi-serangan-bom-berhasil-merahkan-ihsg-ke-5-911-A800eydFtc.jpg Ilustrasi: Pergerakan IHSG Anjlok (Foto: Reuters)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada di zona merah pada perdagangan sesi I hari ini. Namun, IHSG berhasil rebound dari pelemahan tajam 1,5% pasca-serangan bom di Surabaya

IHSG turun 45 poin atau 0,7% ke level 5.911. Sementara indeks LQ45 turun 8,51% menjadi 953,50 dan JII turun 7,68% menjadi 675,46.

 

Pada perdagangan sesi I, ada 110 saham menguat, 248 saham melemah, dan 102 saham stagnan. Siang ini, transaksi perdagangan mencapai Rp3,58 triliun dari 4,5 juta lembar saham diperdagangkan.

Seluruh sektor penggerak IHSG melemah, dengan sektor infrastruktur memimpin pelemahan hingga 1,77%, disusul perkebunan 1,69%.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) naik Rp275 atau 4,2% ke Rp6.775, saham PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) turun Rp265 atau 24,2% ke Rp1.360, dan saham PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) naik Rp220 atau 7,2% ke Rp3.280.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp675 atau 1% ke Rp69.525, saham PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp600 atau 1,7% ke Rp34.775, dan saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp450 atau 3,6% ke Rp12.050.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini