nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kota Industri, Menperin Geram Serangan Bom di Surabaya

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 12:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 14 320 1898018 kota-industri-menperin-geram-serangan-bom-di-surabaya-2OUC1noRUF.jpg Foto: Menperin Geram Serangan Bom di Surabaya (Okezone)

JAKARTA - Dalam beberapa hari terakhir ada tiga kejadian rentetan aksi terorisme yang terjadi di Indonesia. Terbaru adalah kasus aksi pengeboman oleh terduga teroris di Polrestabes Surabaya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan belasungkawa kepada para korban. Dirinya sangat menyesalkan aksi terorisme yang dilakukan oleh oknum-oknum yang bisa merugikan negara dan masyarakat.

Apalagi kejadian tersebut terjadi di Kota Surabaya yang merupakan kota industri. Pasalnya di kota tersebut terdapat pelabuhan besar tempat ekspor impor berlangsung.

"Kami menyesalkan kejadian yang terjadi kemarin. Surabaya itu kita industri," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

 

Menurut Airlangga, kejadian tersebut pasti akan berpengaruh terhadap perekonomian dan juga investasi. Bagaimana tidak, kejadian tersebut akan membuat para investor untuk menunda investasinya karena ketidakpastian. "Pasti berpengaruh terhadap investasi," ucapnya.

Oleh karena itu, lanjut Airlangga, dirinya meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia tidak takut terhadap ancaman teror tersebut. Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia bersatu melawan aksi tersebut.

Dengan langkah tersebut maka kondisi keamanan dalam negeri juga menjadi lebih kondusif. Dan investor juga tidak akan menunda lagi keinginan investor untuk berinvestasi di Indonesia.

"Hal yang diharapkan oleh teroris adalah menunda investasi, kita harus lawan," tegasnya.

 

Sebagai informasi, kemarin Minggu 13 Mei 2018 terjadi ledakan bom di tiga gereja yang berlokasi di Surabaya. Ketiga gereja tersebut yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, Gereja Kristen Indonesia (GKI), dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS).

Belum genap sehari, ledakan bom juga terjadi di Sidoarjo. Kali ini bom meledak di salah satu inti lantai lima Rusunawa Wonocolo sekira pukul 20.00 WIB.

Belum sempat berduka, ledakan kembali terjadi pagi ini. Kali ini bom meledak di Mapolrestabes Surabaya sekitar pukul 08.50 WIB

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini