Image

Cerita Buwas Pusing Stabilkan Harga Beras Jelang Bulan Puasa

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 14:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 14 320 1898083 cerita-buwas-pusing-stabilkan-harga-beras-jelang-bulan-puasa-KHzZN02yB6.jpg Foto: Cerita Buwas Jadi Dirut Bulog (Giri/Okezone)

JAKARTA - Sudah dua minggu lebih Budi Waseso dilantik sebagai Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logisitik (Perum Bulog). Dirinya menggantikan posisi Dirut yang sebelumnya di jabat oleh Djarot Kusumayakti.

Menurut Budi Waseso, selama dua minggu menjabat sebagai orang nomor satu di Perum Bulog, dirinya mengaku merasa pening. Karena mengurusi sembako dinilai sebagai hal baru dalam kariernya.

Namun, hal tersebut bukan menjadi alasan bagi dirinya untuk mengeluh. Justru hal tersebut dijadikannya sebagai tantangan yang sudah dipercayakan kepada dirinya.

 19.900 Ton Beras Impor Asal Vietnam Tiba di Cilegon Banten

Oleh karena itu dirinya harus menjawab tantangan dan kepercayaan tersebut dengan kinerja yang baik dan juga nyata. Karena dengan kerja nyata maka akan ada hasil yang di rasakan.

"Saya baru tahu juga setelah ada di Bulog. Dua Direktur saya juga pening, peningkatan. Ngeri-ngeri sedang. Tapi itu tanggung jawab kita. Kita tidak boleh mengeluh. Berkeluh kesah tidak boleh dan itu bukan kebiasaan saya. Bukan tipe saya yang penting kerjakan saja. Hasil ya itu yang kita sajikan. Besar kecilnya hasil yang penting hasilnya itu nyata," ujarnya saat ditemui di Kantor Perum Bulog, Jakarta, Senin (15/5/2018).

Menurut Buwas sapaan akrabnya, yang menjadi alasan kenapa dirinya mengalami pusing dalam periode dua minggu awal memimpin Bulog, karena mengurusi beras merupakan hal yang baru. Sebelumnya, dirinya selalu mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan hukum.

 

Seperti diketahui, Budi Waseso merupakan purnawirawan petinggi di Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sedangkan jelang pensiunnya, Buwas sapaan akrabnya merupakan mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Saya ini hal baru dalam tugas saya di Bulog. Karena di luar profesi saya. Yang melatarbelakangi saya profesinya itu penegak hukum. Tapi karena Presiden dan negara ini memerintahkan saya untuk tugas di Bulog, buat saya bekerja," jelasnya.

Apalagi lanjut Buwas, dirinya masuk menjadi Dirut Bulog saat situasi sedang genting. Yakni saat hari-hari menjelang puasa yang akan jatuh pada tanggal 16-17 Mei 2018. Karena menurutnya, menjelang puasa, Bulog diminta memastikan ketersediaan stok pangan untuk puasa dan Lebaran memang harus betul-betul terjamin.

"Tentunya, dalam situasi yang kritis menurut saya. Kenapa? Saya ditugaskan di sini dalam situasi yang sudah mendekati puasa dan Lebaran," tukasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini