Image

Teror Bom, OJK Imbau Industri Jasa Keuangan Tetap Tenang

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 17:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 14 320 1898163 teror-bom-ojk-imbau-industri-jasa-keuangan-tetap-tenang-QAchxSDYC7.jpg OJK. Foto: Okezone

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta pelaku industri jasa keuangan untuk bersikap tenang. Walaupun saat ini Indonesia saat ini tengah berstatus siaga I, pasca terjadinya bom gereja di wilayah Surabaya.

Baca Juga: Ada Teror Bom, Sri Mulyani Yakinkan Investor Keamanan Indonesia

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan OJK Boedi Armanto mengatakan, OJK bersama aparat keamanan terus menjaga stabilisasi, pasca terjadinya bom.

Tim Inafis Olah TKP Bom Gereja Kristen Indonesia Surabaya

"Atas nama seluruh dewan komisioner dan OJK, kami mengaturkan bela sungkawa, atas kejadian aksi terorisme di Surabaya. Kami bersama dalam menyaksikan aparat keamanan menjaga stabilisasi. Oleh karena itu, kami mengimbau semua masyarakat untuk tetap tenang," tuturnya, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (14/5/2018).

Baca Juga: Teror Bom Beruntun, Menperin: Kita Lawan dengan Investasi

Pada kesempatan berbeda, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pemahaman mengenai radikal dan teroris. Hal ini menyangkut kepentingan bangsa.

"Indonesia secara fundamental sudah dibangun sejak awal oleh para petinggi bangsa dan kita harus menjaganya," tuturnya.

Beredar Foto-Foto Ledakan Diduga Bom Bunuh Diri di Gereja Surabaya

Jadi, lanjut Sri Mulyani, kita sebagai warga negara harus ikut berpartisipasi menjaga kedaulatannya. Harus saling menjaga identitas negara.

"Kita juga harus berpartisipasi menjaga pondasi bangsa dan menjaga mengenai bagaimana kita bisa hidup bersama dan hormati perbedaan," tuturnya.

 

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini