Image

Mendag Benarkan Ada Tambahan Impor Beras

ant, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 21:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 14 320 1898305 mendag-benarkan-ada-tambahan-impor-beras-2BEy7ykwT2.jpg Foto: Menteri Perdagangan Enggartiasto (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah membenarkan adanya tambahan importasi beras sebanyak 500.000 ton yang didatangkan dari Vietnam dan Thailand, yang diputuskan dalam Rapat Koordinasi di Kantor Menteri Koordinator Perekonomian.

Baca Juga: Impor 500.000 Ton Tak Mampu Turunkan Harga Beras

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita membenarkan pemberitaan pada laman The Voice Of Vietnam Online (vov.vn), yang menyebutkan bahwa Perum Bulog telah menandatangani kontrak untuk melakukan pembelian beras sebanyak 300.000 ribu ton dari Vietnam dan 200.000 dari Thailand.

"Iya, betul. Itu pemasukan April hingga Juli 2018," kata Enggartiasto, di Jakarta, Senin (14/5/2018).

Pasokan di Bawah 1 Juta Ton, Pemerintah Bakal Impor Beras 500 Ribu Ton

Dalam berita yang berjudul "Import Demand Continues Boosting Vietnam's Rice Export" tersebut, dinyatakan bahwa importasi tersebut merupakan yang kali ketiga sejak 2018. Chairman Asosiasi Makanan Vietnam (VFA) Nguyen Ngoc Nam membenarkan laporan itu.

Baca Juga: Impor Beras Dinilai Terlambat, Dilakukan Ketika Harga Sudah Melambung

Nguyen menyatakan bahwa Perum Bulog telah mengundang The Vietnam Northern Food Corporation dan The Vietnam Southern Food Corporation untuk menyuplai beras itu. Kontrak tesebut akan direalisasikan pada periode April hingga Juli 2018.

Pasokan di Bawah 1 Juta Ton, Pemerintah Bakal Impor Beras 500 Ribu Ton

"Itu keputusan rakor, bukan keputusan saya. Kemudian Bulog yang melaksanakan. Ini untuk menambah cadangan beras pemerintah setidaknya hingga tahun depan. Jika tidak ada impor sejak awal, maka kita akan defisit," kata Enggartiasto.

Sebelumnya, pada awal tahun 2018, pemerintah juga telah memutuskan untuk mengimpor beras dari Vietnam dan Thailand sebanyak 500.000 ton untuk memperkuat stok pemerintah dan menekan harga komoditas tersebut yang pada saat itu mencapai Rp13.000 per kilogram Stok Perum Bulog pada 14 Mei 2018 tercatat sebanyak 1.262.782 ton. Sebanyak 453.787 ton merupakan beras asal impor dan stok komersial sebanyak 106.186 ton. Sementara sisanya merupakan hasil dari serapan Perum Bulog sejak awal 2018.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini