nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Minta Perbankan Optimalkan Kontribusi ke Pertumbuhan Ekonomi

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 14:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 15 20 1898531 sri-mulyani-minta-perbankan-optimalkan-kontribusi-ke-pertumbuhan-ekonomi-45tCIOxq3W.jpg Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani (Antara)

JAKARTA – Sektor perbankan menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus penciptaan pemerataan. Oleh karena itu, para bankir perlu mendiskusikan langkah-langkah untuk menunjang bisnis dari perbankan.

Baca Juga: Perhimpunan Perbankan Nasional Beberkan Manfaat Literasi Keuangan, Apa Saja?

Hal itu dikatakan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menghadiri pertemuan tahunan Bankir Nasional (Annual Bankers Gathering) dengan tema “Prioritas dan Kebijakan Strategis untuk Mendukung Momentum Industri Perbankan dalam Pertumbuhan Kredit”, yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas).

Dalam paparannya, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menuturkan, bahwa perbankan perlu melibatkan pelaku industri dalam membuat kebijakan-kebijakan sehingga tidak merugikan para pengusaha. Pasalnya, jika pengusaha merugi maka secara tidak langsung negara juga akan mengalami kerugian karena ekonomi tidak berjalan dengan baik.

Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS

"Forum dialog seperti ini tentu menjadi penting untuk mendiskusikan apa saja arahan kebijakan pemerintah dan regulator, sekaligus mendengarkan masukan dari pelaku industri. Dengan koordinasi ini masing masing pihak dapat memberikan kontribusi yang optimal dalam meningkatkan pertumbuhan,” ujarnya dalam acara Annual Bankers Gathering di Ritz Carlton, yang juga dihadiri oleh Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dan juga Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Apalagi lanjut Sri Mulyani, pemerintah juga tengah berupaya menjaga momen pertumbuhan ekonomi. Tercermin dari beberapa kebijakan yang semakin memudahkan para pelaku industri, salah satunya industri jasa keuangan.

Kartu Berlogo GPN Terobosan Hilangkan Fragmentasi Layanan Perbankan Retail

Menurutnya, jika semua berjalan beriringan, maka bukan tidak mungkin jika indikator pertumbuhan ekonomi Indonesia akan membaik.

Tentunya dengan melihat indikator, daya beli masyarakat yang terjaga, inflasi yang stabil, peningkatan investasi, pendalaman industri hingga penciptaan lapangan kerja baru.

Seperti diketahui, pemerintah berkomitmen untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di angka 5,4 %. Belum lagi pemerintah juga menargetkan ada peningkatan investasi baik swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca Juga: Himbara: Kondisi Perbankan BUMN Kondusif meski Ada Gangguan di Luar

“Semua upaya ini tidak akan lengkap jika dunia usaha, termasuk perbankan dan industri keuangan, tidak memainkan perannya secara optimal,” jelasnya.

Sebagai informasi, Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menghelat acara Annual Bankers Gathering di Ritz Carlton Hotel Pacific Place Jakarta. Pertemuan tahunan para bankir ini dirangkai dengan forum dialog yang menghadirkan unsur pemerintah dan regulator sebagai panelis utama.

(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini