Image

Gubernur BI Minta Perbankan Lebih Aktif Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 15:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 15 20 1898559 gubernur-bi-minta-perbankan-lebih-aktif-dorong-pertumbuhan-ekonomi-9WCQrXSmMp.jpg Foto: Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (Okezone)

JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyebut perbankan harus lebih berperan aktif lagi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Apalagi, seluruh indikator ekonomi Indonesia mengarah ke arah perbaikan dan peningkatan kualitas.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,4%, Ini Syaratnya

Indikator tersebut terlihat dari beberapa hal, meliputi angka inflasi Indonesia yang rendah. Selain itu, defisit transaksi berjalan yang selama ini membengkak mulai perlahan-lahan turun. Di sisi lain, nilai tukar Rupiah mulai stabil setelah beberapa hari terakhir mengalami pelemahan.

“Tahun sebelumnya target inflasi 4% plus minus 1%, sekarang targetnya 3,5% plus 1%. Ini salah satu contoh bahwa indikator ekonomi kita secara gradual semakin membaik,” ujarnya saat ditemui dalam acara Annual Bankir Gathering, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Jelang Akhir Tahun Rupiah Kembali Melemah

Apalagi, lanjut Agus, pemerintah saat ini memiliki visi dan kerangka kebijakan ekonomi yang jelas dan mampu diimplementasikan secara konsisten. Tentunya hal tersebut bisa meningkatkan kepercayaan investor dan para pelaku pasar terhadap masa depan perekonomian negeri ini.

Artinya hal tersebut harus bisa dimanfaatkan oleh perbankan untuk meningkatkan kinerja guna mendukung perekonomian nasional. Sebab, perbankan menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Menkeu Sri Mulyani dan Gubernur BI Agus Martowardojo Duduk Bareng Komisi XI DPR

“Program reformasi struktural yang dijalankan pemerintah bahkan mendapatkan apresiasi yang positif dari dunia. Ini menjadi bukti kita memiliki kebijakan yang benar dan dijalankan secara konsisten sehingga ekonomi dapat tumbuh secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang samaa, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso memaparkan kondisi perbankan saat ini sangat baik yang ditandai dengan rasio kecukupan modal (CAR) yang kuat dan rasio kredit bermasalah (NPL) yang terus menurun.

Baca Juga: Menko Darmin: Capai Pertumbuhan Ekonomi Butuh Perjuangan

Oleh karena itu, dirinya mendorong perbankan agar bisa berperan dalam mendukung target perekonomian yang ditargetkan oleh pemerintah. Salah satu caranya adalah dengan menjaga sistem keuangan dan terus menstimulus momentum pertumbuhan.

”Kami berharap pelaku sektor jasa keuangan dapat meningkatkan perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkesinambungan. Antara lain dengan meningkatkan fungsi intermediasi dan pendalaman sumber pendanaan sebagai diversifikasi produk,” jelasnya.

(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini