Image

Dolar AS Menguat Ditopang Meredanya Perang Dagang

ant, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 07:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 15 278 1898392 dolar-as-menguat-ditopang-meredanya-perang-dagang-BEs62Wj51H.jpg Ilustrasi: Dolar AS Menguat (Foto Shutterstock)

NEW YORK - Kurs dolar AS berakhir lebih kuat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena ketegangan perdagangan antara China dan Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda relaksasi.

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington dan Beijing sedang bekerja untuk mendapatkan pembuat peralatan telekomunikasi China ZTE, yang menderita larangan ekspor AS, kembali berbisnis.

Kedua belah pihak bekerja sama untuk memberikan perusahaan telepon besar China, ZTE, cara untuk kembali berbisnis, cepat," kata Trump dalam tweet-nya.

 Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS

Presiden menambahkan bahwa ia telah menginstruksikan Departemen Perdagangan AS untuk menyelesaikannya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Lu Kang mengatakan, China menghargai posisi AS atas pembuat peralatan telekomunikasi China ZTE,

Para analis menunjukkan bahwa dengan data ekonomi utama yang terbatas dirilis pada Senin 14 Mei 2018, politik menjadi dalam fokus untuk perhatian para pedagang.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,05% menjadi 92,581 pada akhir perdagangan.

 Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke USD1,1943 dari USD1,1945 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3568 dari USD1,3548 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7529 dari USD0,7546.

Dolar AS dibeli 109,64 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,29 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0000 franc Swiss dari 1.0007 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2796 dolar Kanada dari 1,2787 dolar Kanada.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini