nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

IHSG Tumbang ke Level Psikologis 5.871, Ada Apa?

Rani Hardjanti, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 12:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 15 278 1898493 ihsg-tumbang-ke-level-psikologis-5-871-ada-apa-LGOTYre9Lt.jpg Ilustrasi kekecewaan investor saham. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sejak pagi sudah melemah, terus melanjutkan pelemahannya. Bahkan pada sesi pertama terus mengalami koreksi yang mendalam hingga jatuh di bawah level 5.900.

Ada banyak faktor yang menyebabkan terkoreksinya IHSG, di antaranya pasca-ledakan bom di Surabaya dan merahnya laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai neraca perdagangan selama April 2018 defisit USD1,63 miliar. Di mana pada bulan lalu atau Maret 2018 neraca perdagangan surplus USD1,09 miliar.

Baca Juga : Di Luar Ekspektasi, Neraca Perdagangan April Defisit USD1,63 Miliar

Tercatat, IHSG pada Selasa (14/5/2018) melemah 75,6 poin atau 1,2% ke level 5.871. Volume perdagangan tercatat 5.207.734.672 lembar saham dengan 210.972 kali transaksi senilai Rp4,58 triliun.

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin

Indeks LQ45 turun 20,4 poin atau 2,12% menjadi 941,64 Jakarta Islamic Index (JII) turun 13,3 poin atau 1,96% ke 665,82, indeks IDX30 turun 11,4 poin atau 2,18% ke 512,5 dan indeks MNC36 turun 6,7 poin atau 2% ke 330.39

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin

Kejatuhan IHSG ini diwarnai oleh saham-saham bluechips yang berguguran atau top loser, di antaranya PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) terkoreksi Rp1.625 menjadi Rp47.700 atau 3,3%, PT United Tractors Tbk (UNTR) terkoreksi Rp925 menjadi Rp34.875 atau 2,6%, PT Bank BCA Tbk (BBCA) turun Rp825 menjadi Rp22,150 atau 3,6%, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), turun Rp450 menjadi Rp69.000 atau 0,6%, PT Cahayasakti Investindo Tbk (CSIS) turun Rp425 menjadi Rp1.285 atau 24,9%.

Baca Juga : Pernyataan Jokowi Mampu Angkat IHSG Pasca-Teror Bom

Sebanyak 5 saham yang menjadi top gainer pada sesi pertama ini, yakni PT Royal Prima Tbk yang baru saja listing hari ini dengan kode emiten PRIM. Saham tersebut mengalami kenaikan Rp250 menjadi Rp750 atau 50%. Kemudian, saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) naik Rp17 menjadi Rp80 atau 27%, PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI) naik Rp160 menjadi Rp830 atau 23,9%, saham PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA) naik Rp120 menjadi Rp700 atau 20,7%, dan saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM), naik Rp125 menjadi Rp815 atau 18,1%.

Sementara itu, nilai tukar Rupiah pada pukul 12.20 WIB terpantau masih terkoreksi. Pada pagi hari dibuka di level Rp13.989 per USD, namun terus merosot hingga siang ini tercatat di posisi Rp14.020 per USD. Rupiah bergerak pada range yang cukup lebar, yakni di kisaran Rp13.989-Rp14.033 per USD.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini