nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Dibuka Turun, Investor Pantau Perundingan Dagang AS-China

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 21:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 15 278 1898754 wall-street-dibuka-turun-investor-pantau-perundingan-dagang-as-china-obkkSi2pkR.jpg Bursa saham Wall Street dibuka melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Selasa (15/5/2018). Bursa Saham AS turun karena investor masih khawatir tentang perang dagang AS-China. Di sisi lain imbal hasil obligasi naik usai pemerintah AS merilis data penjualan ritel dan inflasi.

Baca Juga: AS-China Siap Berdamai, Wall Street Menguat

Melansir Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 175,28 poin, atau 0,70% ke 24.724,13, indeks S&P500  turun 20,54 poin atau 0,75% jadi 2.709,59 dan Nasdaq Composite  turun 72,66 poin atau 0,98% ke 7,338.66.

Banteng Wall Street, Salah Satu Ikon Terpopuler Kota New York

Amerika Serikat dan Cina masih terus berunding dalam menyelesaikan konflik perdagangan, Duta Besar AS untuk China Terry Branstad mengatakan, saat putaran kedua perundingan tingkat tinggi akan dimulai di Washington.

Baca Juga: Wall Street Menguat Usai Perang Dagang AS-China Mereda

Menteri ekonomi Meksiko Ildefonso Guajardo mengatakan, dia tidak berharap untuk memenuhi tenggat waktu Kamis ini untuk mencapai Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara Baru yang dapat disajikan ke Kongres AS.

Banteng Wall Street, Salah Satu Ikon Terpopuler Kota New York

Sementara itu, Departemen Perdagangan AS merilis, penjualan ritel AS meningkat 0,3% pada bulan April, melambat dibandingkan dengan kenaikan bulan lalu sebesar 0,8%. Namun, peningkatan penjualan ritel inti menunjukkan belanja konsumen mulai membaik setelah sebelumnya turun tajam pada Maret. Di sisi lain, patokan imbal hasil obligasi AS mencapai 3,037%.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini