nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Impor Bawang Putih hingga Pakaian Naik, Sri Mulyani: Diharapkan Hanya Musiman

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 15 Mei 2018 19:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 15 320 1898708 impor-bawang-putih-hingga-pakaian-naik-sri-mulyani-diharapkan-hanya-musiman-OWRvLkYVlx.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor April 2018 sebesar USD16,09 miliar, meningkat 34,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau naik 11,28% dibanding bulan sebelumnya.

Kenaikan ini pun didorong peningkatan barang bahan baku naik 10,73% dan barang konsumsi yang naik 25,80%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, kenaikan impor bahan konsumsi diharapkan bersifat musiman. Pasalnya, saat ini tengah menyambut bulan Ramadan di mana tingkat konsumsi meningkat.

BI Catat Surplus Neraca Perdagangan per Maret Turun

"Namun untuk komoditas konsumsi yang cukup tinggi  saya harap ini sifatnya seasonal (musiman). Artinya, ini hanya mendekati puasa dan lebaran dan mungkin berbagai event Internasional yang kemudian menimbulkan permintaan konsumsi barang impor," ujarnya saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa ( 14/5/2018).

Dia pun menyatakan, kenaikan impor ini diharapkan bisa diimbangi dengan peningkatan ekspor. "Tapi saya berharap itu bisa di offside atau bisa dikompensasi dengan ekspor kita yang lebih meningkat," imbuhnya.

Baca Juga:

Impor Naik Tajam, Menko Darmin: Tidak Mungkin Diredam

Impor Pesawat Terbang dan Bagiannya Naik 290% pada April 2018

Saat ini, nilai ekspor April 2018 tercatat sebesar USD14,47 miliar. Turun 7,19% bila dibandingkan dengan capaian bulan Maret, namun meningkatkan bila dibandingkan April 2017 sebesar meningkat 9,01%.

Pertumbuhan secara tahunan ini dinilainya masih menunjukkan tren yang sangat sehat. Sebab, memang ekspor terus ditargetkan untuk meningkatkan. Hal ini juga dapat didorong dengan melakukan diversifikasi dari komoditas maupun negara tujuan ekspor.

"Ini lah yang selalu diminta oleh Bapak Presiden, untuk Para Menteri bisa kembangkan terutama produk-produk ekspor, manufaktur yang bisa kompetitif di dunia," katanya.

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Naik di September 2016

BPS sendiri mencatat, menjelang Lebaran 2018 impor konsumsi yang meningkat yakni pakaian jadi bukan rajutan sebesar 64,3% pada April 2018 menjadi USD36,3 juta

Komoditas bawang putih (garlic) tercatat meningkat signifikan sebesar USD61,5 juta yang didatangkan dari Tiongkok. Beras impor masih lanjutan nilai USD59,4 juta asal Thailand dan daging beku USD42,1 juta dari Australia.

Sedangkan untuk komoditas buah tercatat pir sebesar USD26,3 juta dari Tiongkok dan Apel USD36,1 juta dari Tiongkok dan AS.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini