Image

IHSG Terus Anjlok, BEI: Persepsi soal Keamanan Turun

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 12:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 16 278 1898909 ihsg-terus-anjlok-bei-persepsi-soal-keamanan-turun-20I7ptiUze.jpg Foto: Persepsi Keamanan Turun (Ulfa/Okezone)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok. Menjelang jeda perdagangan hari ini, indeks sudah turun hingga 1,40% atau 81,40 poin ke level 5.755,61.

Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia (BEI) Samsul Hidayat mengatakan, melemahnya IHSG tidak terlepas dari kondisi keamanan Indonesia yang terguncang oleh aksi terorisme dalam beberapa hari terakhir.

Setelah aksi teror bom bunuh diri di Surabaya dan Sidoarjo Minggu (13/5/2018) dan Senin (14/5/2018) kemarin, aksi teroris kembali terjadi pagi ini dimana Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Riau diserang oleh kawanan teroris yang membawa senjata tajam jenis samurai.

 

Samsul menuturkan, kondisi tersebut memengaruhi persepsi investor soal keamanan di Indonesia. Pada akhirnya, mereka juga mengkhawatirkan investasi mereka dalam negeri.

"Jadi semakin banyak gangguan keamanan yang terjadi, maka persepsi atas keamanan di negara kita semakin menurun. Persepsi itu mempengaruhi keputusan si investor," terangnya di Gedung BEI, Rabu (16/5/2018).

Samsul melanjutkan, pemerintah tidak bisa hanya memberikan jaminan fundamental ekonomi. Lebih dari itu, pemerintah harus meyakinkan soal keberlangsungan investasi dari para investor di Indonesia, terutama dalam kondisi genting saat ini.

Soal fundamental ekonomi, kata Samsul, tidak ada yang perlu diragukan. Mengingat pemerintah telah memberikan pernyataan bahwa fundamental ekonomi dalam kondisi baik untuk menghadapi sentimen tersebut.

 

Akan tetapi, bukan tidak mungkin jika fundamental ekonomi dapat terimbas kondisi keamanan yang terguncang.

"Ini yang sebenarnya kita jaga, supaya investor tidak merasa bahwa investasi mereka di Indonesia bisa terhambat," tegas dia.

Oleh karena itu dia berharap agar kerjasama dari pihak pemerintah dan keamanan dapat segera mengatasi kondisi ini. Sebab, tidak bisa dipungkiri, keamanan yang goyah turut melemahkan sisi perekonomian.

"Investor sebenarnya sudah cukup imune dengan kondisi ini, tapi kan harapan kita ini bisa diatasi secepatnya oleh pihak keamanan agar lebih aman dan investor nyaman untuk investasi," tutup dia.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini