nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai IPO, Hermina Bakal Bangun 4 Rumah Sakit Tahun Ini

Ulfa Arieza, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 15:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 16 278 1898988 usai-ipo-hermina-bakal-bangun-4-rumah-sakit-tahun-ini-PRYwKUp1VQ.jpeg IPO Hermina (foto: Ulfa/Okezone)

JAKARTA - Induk perusahaan Rumah Sakit (RS) Hermina, PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) resmi tercatat sebagai emiten di pasar modal. Setelah Initial Public Offering (IPO) perusahaan akan melakukan beberapa ekspansi.

Direktur Keuangan Medikaloka Hermina Aristo Setiawidjaja menjelaskan, tahun ini perusahaan akan membangun empat rumah sakit. Adapun setiap rumah sakit membutuhkan investasi sekira Rp110 miliar. Artinya, perseroan membutuhkan dana kurang lebih Rp440 miliar untuk membangun rumah sakit.

Perseroan baru saja menyelesaikan pembangunan rumah sakit umum ke-29 di Samarinda, Kalimantan Timur.

"Kita akan buka tiga lagi di semester dua. Lokasinya di Palembang, dan ada lagi di Padang," ujarnya di Gedung BEI, Rabu (16/5/2018).

Pasca Selasar Roboh, Aktivitas BEI Berjalan Normal IHSG Naik ke 6.391

Dengan adanya pembangunan rumah sakit baru, secara otomatis perseroan juga akan menambah ketersediaan tempat tidur pasien (bed) sebanyak 200 bed. Sebab, satu rumah sakit memiliki kapasitas hingga 50 bed.

Di samping itu, perusahaan juga berencana untuk menambah kapasitas bed dari rumah sakit yang sudah ada sebanyak 200 bed.

"Jadi 200 dari yang existing, ditambah 4 kali 50, biasa kan rumah sakit kita buka dengan 50 bed, ditambah yang existing itu 200 bed," jelas dia.

IHSG Cetak Rekor Tertinggi Baru dengan Ditutup Naik 33,70 Poin

Adapun dana yang digunakan ekspansi tersebut berasal dari dana hasil IPO ditambah dengan kas internal perseroan. Sekadar informasi, perseroan melepas sebanyak 351.380.800 saham atau sekitar 11,8% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Dari IPO ini, perusahaan menargetkan dapat meraih dana Rp1,3 triliun. Adapun dana tersebut akan digunakan untuk penambahan rumah sakit baru sebesar 25%, dan pembelian alat medis sebesar 25%.

Perusahaan juga akan menggunakan sebanyak 38% untuk pelunasan seluruh utang perseroan dengan PT DBS Indonesia dan medium term notes I Medikaloka Hermina tahun 2017 serta sebanyak 12% untuk pembiayaan kebutuhan operasional lainnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini