Image

Teror Bom, Menperin: Investor Masih Confident

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 14:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 16 320 1898958 teror-bom-menperin-investor-masih-confident-jK54D84gSo.jpg Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan teror bom yang tengah terjadi saat ini tak membuat Indonesia kehilangan kepercayaan dari investor.

"Sekarang sih investor masih confident terhadap Indonesia, masih positif," kata dia saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto Kunjungi Stan-Stan Pameran IIS

Hal ini, kata dia, berdasarkan pertemuannya dengan investor di seluruh sektor industri. "Kami berbicara dengan sektor seluruhnya, (mereka) masih confident karena kita tidak boleh terkena imbas dari pada ancaman ini," imbuhnya.

Kendati demikian, Airlangga mengakui memang diperlukan kepastian hukum dan keamanan untuk terus menarik investor menahan dananya di Tanah Air. Oleh sebab itu, pemerintah pun tegas dalam menangani terorisme.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto Kunjungi Stan-Stan Pameran IIS

"Dalam arti kita tidak boleh mentolelir teroris dan juga kita harus menunjukkan bahwa kita tidak takut," katanya.

Dia juga mengimbau, untuk kegiatan dunia usaha dapat terus berlangsung seperti biasa, sehingga tujuan dari aksi terorisme yang mengganggu negara tak bisa terpenuhi.

"Sehingga kita mendorong semua pihak tetap berproduksi tepat beraktivitas tetapi tentu keamanan harus ditingkatkan," pungkasnya.

Senada, Bidang Pengendalian Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis menyatakan, teror bom yang terjadi hingga kini tak menjadi sentimen negatif bagi investasi.

Ada Ancaman Bom, Polisi Amankan Sekitar Gereja Santa Anna Duren Sawit

Dia mengatakan, sejumlah perusahaan yang menemui BKPM lebih fokus dalam membahas perkembangan investasi ketimbang dampak dari teror bom.

"Tidak (berdampak), beberapa perusahaan ke BKPM ga banyak membahas itu. Mereka bahas pengembangan investasi mereka," ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Hal ini menurutnya karena investor meyakini pihak kepolisian Indonesia sudah mampu menangani persoalan terorisme tersebut. "Mereka yakin pemerintah khususnya kepolisian ini bisa menangani," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini