nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

67 Titik BBM Satu Harga Rampung di Kuartal III-2018

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 21:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 16 320 1899185 67-titik-bbm-satu-harga-rampung-di-kuartal-iii-2018-xiPswdUzpm.jpg Pertamina (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Pemerintah terus mendorong program BBM satu harga dalam rangka memberikan keadilan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah dengan membangun SPBU sebagai Sub penyalur di berbagai daerah di Indonesia, khususnya pada daerah di luar pulau Jawa.

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Fanshrullah Asa mengatakan, pada tahun ini, pihaknya bersama PT Pertamina (Persero) telah setuju untuk membangun beberapa SPBU sub penyalur di sejumlah daerah terluar. Dirinya menyebut akan ada 67 titik SPBU Sub penyalur yang akan rampung pada kuartal III 2018 yang dibangun oleh Pertamina.

Kementerian ESDM Rumuskan Aturan Sebelum Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

Seperti diketahui, BPH Migas menargetkan ada 73 titik di seluruh Indonesia yang bisa menyalurkan BBM satu harga. Dari 73 titik itu, 67 titik penyalur dibangun oleh Pertamina, sisanya enam titik dibangun PT AKR Corporindo Tbk.

"Ada 67 lokasi yang akan dibangun penyalur BBM satu harga secara bertahap (tahun ini). Kita targetkan di kuartal ketiga sudah selesai semua,"ujarnya saat ditemui di Kantor BPH Migas, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Sementara itu, PLT Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan, dari 67 titik sampai saat ini baru ada empat titik yang sudah beroperasi. Kemudian ada sembilan titik yang masih dalam tahap pembangunan.

Kementerian ESDM Rumuskan Aturan Sebelum Naikkan Harga BBM Nonsubsidi

Sementara sisanya lanjut Nicke, saat ini belum dapat dibangun. Karena masih dalam tahap perizinan kepada pemerintah daerah. "Jadi ada empat lokasi yang sudah operasi. 9 masih progres. Sisanya masih menunggu perizinan lokasi dari Pemda," ucapnya.

Menurut Nicke, dirinya terus melakukan koordinasi khususnya dengan pemerintah daerah dan Kementerian ESDM agar izin lokasi tersebut bisa segera keluar. Sehingga, pembangunan bisa rampung pada kuartal III 2018. "Tentu saja hal ini bisa kita percepat. Kami targetkan di kuartal III 2018 diselesaikan yang 54 titik tadi. Jadi 67 titik bisa diselesaikan," ucapnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini