nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Darmin Pastikan Tambahan Impor Tak Picu Penurunan Harga Beras

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 21:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 16 320 1899193 menko-darmin-pastikan-tambahan-impor-tak-picu-penurunan-harga-beras-HTgxvxLpYi.jpg Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan izin untuk impor beras sebanyak 500.000 ton. Izin impor yang kedua di tahun ini pun hanya berlaku sampai Juli 2018.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian memastikan, kebijakan impor beras takkan menjatuhkan harga beras domestik, melainkan menstabilkan.

Dia menjelaskan, saat ini harga beras medium masih tinggi di kisaran Rp10.500 per kilogram (kg), padahal harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp9.450 per kg. Maka, impor beras diharapkan mampu mendorong stabilisasi harga beras di Tanah Air.

Perum Bulog Pastikan Stok Beras Bulan Ramadan Aman

"Jangan lihat berapa lama (kecukupan beras impor tersebut untuk kebutuhan pangan), harga sudah mulai turun belum. Artinya yang medium masih Rp10.500 padahal HET 9.450," sebut dia di kantornya, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Dia menyatakan, batas impor yang mencapai bulan Juli tak bertepatan dengan musim panen, sebab panen rata akan berada di bulan September-Oktober. Maka, hal ini dinilainya takkan membuat harga beras menjadi anjlok karena kelebihan pasokan.

"Makanya kita memerhatikan seperti apa perkembangan harga seperti apa perkembangan produksi, kita enggak akan buat itu (keputusan impor), kalau buat harga jatuh terlalu jauh," pungkasnya.

19.900 Ton Beras Impor Asal Vietnam Tiba di Cilegon Banten

Sementara itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan negara yang bisa menjadi pilihan untuk memasok beras ke Indonesia di antaranya Myanmar, Thailand, Kamboja, Pakistan, dan India. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan menyatakan, impor beras dilakukan untuk memperkuat pasokan beras Perum Bulog dan stabilisasi harga.

"Ini untuk memperkuat stok dan stabilisasi harga," ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Dia mengatakan, akan melakukan pengawasan bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk meninjau langsung ke pasar untuk memastikan pengaruh dari impor beras terhadap penurun harga.

"Kita akan memonitor, bersama Satgas Pangan akan datang ke pasar-pasar, kita lihat pengaruhnya sampai mana," katanya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini