nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Serapan Anggaran Kemenhan dan PUPR Paling Cepat

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 16:43 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 17 20 1899510 serapan-anggaran-kemenhan-dan-pupr-paling-cepat-7hiYS4GFZQ.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Okezone

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat adanya perbaikan sisi kinerja pada belanja kementerian dan lembaga (K/L). Sampai akhir April realisasi belanja Rp331 triliun atau lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp272 triliun. dan 2016 Rp276 triliun.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, realisasi belanja K/L sampai akhir April ini bila dilihat dari sisi persentase tertinggi 22,8% dibanding dua periode sebelumnya.

"Belanja non K/L mencapai Rp165,1 triliun tumbuh 20,1% dibanding tahun lalu turun 7,0%. Jadi sisi belanja menyumbangkan positif growth seperti terekam di kuartal 1," tuturnya, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (19/5/2018).

Menkeu Sri Mulyani: Kinerja APBN 2018 Alami Perbaikan

Dia melanjutkan, dari 10 K/l dengan pagu terbesar, berdasarkan tingkat penyerapan anggarannya, Kemenhan sudah lebih tinggi dibanding dua tahun lalu dalam jumlah belanja secara nominal. Kemudian Kementerian PUPR juga lebih baik walaupun tidak signfikan dari Rp14 triliun ke Rp15 triliun.

"Polri relatif sama dari Rp17 triliun ke Rp16,9 triliun. Kemenag dari Rp13 triliun ke Rp12,9 triliun. Kemenkes melonjak cukup tinggi karena melakukan pencairan PBI sampai Agustus 2018 untuk tunjang BPJS Ketenagakerjaan," ujarnya.

Menkeu Sri Mulyani: Kinerja APBN 2018 Alami Perbaikan

Sri Mulyani mengaku optimis bila melihat kinerja belanja K/L sampai saat ini, maka jumlahnya ke depan semakin besar.

Di sisi lain bila melihat belanja K/L dari jenis belanjanya, maka untuk belanja pegawai sampai April 2018 mencapai Rp57,1 triliun atau 25,1% dari APBN. Sedangkan untuk belanja modal sudah mencapai Rp18,7 triliun atau 9,2% dari APBN.

"Tahun lalu Rp19,1 triliun jadi sedikit lebih rendah. Yang cukup besar adalah belanja bansos yaitu Rp30,7 triliun, itu dibanding tahun lalu periode sama kita baru belanja Rp12,9 triliun. Secara persentase sudah mencapai 40% yang dibelanjakan. Ini adalah kondisi belanja per kelompok jenis belanja," ujarnya.

 

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini