nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BUMN Karya Wajib Gunakan Semen Produksi Semen Indonesia dan Semen Baturaja

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 14:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 17 320 1899437 bumn-karya-wajib-gunakan-semen-produksi-semen-indonesia-dan-semen-baturaja-NvMMrXM2N8.jpg Ilustrasi: Semen (Foto Okezone)

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) dan PT Semen Baturaja (Persero) Tbk melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya dan Pelabuhan.

Sinergi yang dilakukan tersebut untuk penyediaan semen, bahan turunannya dan juga jasa kepada perusahaan BUMN Karya.

Adapun perusahaan BUMN Karya yang bersinergi dengan kedua perusahaan semen milik negara tersebut yakni PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero). Sedangkan perusahaan plat merah pelabuhannya meliputi PT Pelindo I (Persero), PT Pelindo II (Persero), PT Pelindo III (Persero), PT Pelindo IV (Persero).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, dengan sinergi ini maka BUMN Karya harus menggunakan semen dari produk PT Semen Indonesia dan juga Semen Baturaja. Karena selama ini, masih sangat jarang sekali BUMN Karya yang menggunakan produk semen dari kedua perusahaan tersebut.

"Saya senang sekali juga dengan BUMN Karya, jangan cuma tandatangani ya tapi betul-betul (dijalankan) pakai Semen Indonesia dan Semen Baturaja itu saya tekankan. Karena kita perlu tunjukan kita bagian dari Indonesia kita bisa satu keluarga bisa kerjasama dengan baik," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

 Sempat Diberhentikan Sementara, 38 Proyek Infrastruktur Layang Dilanjutkan

Sementara dari sisi pelabuhan, lanjut Rini, Semen Indonesia dan Semen Baturaja tidak perlu lagi mengurus masalah pelabuhan dan menyerahkannya kepada otoritas pelabuhan dalam hal ini BUMN Pelabuhan. Sementara pihak pelabuhan juga mewajibkan untuk mengambil produk semen dari kedua perusahaan tersebut ketika membangun pelabuhan.

"Semen enggak usah urusin pelabuhan, pelabuhan biar diurus Pelindo yang sudah mampu melakukan jasa pelabuhhan makin baik," jelasnya.

Menurut Rini, dengan kerjasama atau sinergi ini diharapkan masing-masing perusahaan bisa lebih efisien dalam mengembangkan bisnisnya. Selain itu bisa juga saling menguntungkan antara satu perusahaan dengan yang lainya.

 Banyaknya Kecelakaan Konstruksi, Pemerintah Hentikan Sementara Proyek Infrastruktur Jalur Layang

Sebagai salah satu contohnya, saat itu untuk mendapatkan semen produk dari PT Semen Indonesia, perusahaan BUMN Karya tidak dapat membeli secara langsung melainkan lewat orang ketiga, sehingga harga yang dijual pun relatif mahal, artinya dengan sinergi ini perusahaan BUMN Karya bisa mengambil produk semen dari PT Semen Indonesia secara langsung tanpa melalui pihak ketiga.

Sementara untuk Semen Baturaja lanjut Rini, sebelumnya tidak pernah dipakai dan digunakan oleh BUMN Karya. Sebab kebanyakan produk milik Semen Baturaja berada di luar Jawa dalam hal ini Sumatera.

"Kalau dulu semen itu ngantri orang untuk dapatkan semen, sehingga belum tentu mereka dapat. Kalau sekarang semen banyak banget. Jadi sinergi dan persaudaraan jadi utama. Ini saya tekankan bagaimana pentingnya family, karena kompetisi. Tapi banyak dari BUMN begitu karena dulunya waktu bangun dari awal enggak punya kompetisi, betul-betul monopoli apakah itu pelabuhan, semen, pupuk apakah itu Pertamina," jelasnya.

Sementara itu Direktur Utama PT Semen Baturaja Raja Rahmad Pribadi mengaku bersyukur atas sinergi ini. Karena dengan begitu, pihaknya bisa lebih mengembangkan dan menyuplai semen kepada proyek-proyek infrastruktur menuju pulau Jawa.

"Tadi kita menandatangani kerjasama dengan BUMN Karya, BUMN Pelabuhan dan Jamkrindo dan dengan intinya kita akan saling bersinergi memanfaatkan kerjasama ini dalam konektivitas pembangunan jalan tol pelabuhan dan seterusnya yang menggunakan semen," tutupnya.

(dni)

1 / 1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini