Image

Kenaikan Suku Bunga BI Tak Bisa Langsung Angkat Rupiah, Begini Alasannya

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 17:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 18 278 1899934 kenaikan-suku-bunga-bi-tak-bisa-langsung-angkat-rupiah-begini-alasannya-ViNEVsOYOB.jpg Uang Rupiah. Foto: Okezone

JAKARTA - Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,5%, dinilai tak berdampak langsung pada penguatan Rupiah.

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) saat ini terus mengalami tekanan ke level Rp14.000 per USD. Bloomberg Dollar Index mencatat, pada pembukaan perdagangan hari ini Rupiah melemah 47 poin atau 0,33% ke level Rp14.104 per USD.

CEO PT Schroder Investment Management Indonesia (Schroders) Michael Tjoajadi mengatakan, kebijakan menaikkan suku bunga acuan merupakan sinyal pada pasar bahwa Bank Sentral melakukan antisipasi terhadap kondisi perekonomian global saat ini.

Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS

"BI antisipasi terhadap apa yang terjadi pada kenaikan yield UST, jadi memberikan sinyal positif kepada para investor dan antisipatif terhadap apa yang terjadi di luar," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Maka, sinyal positif ini tak serta-merta langsung mengerek nilai tukar Rupiah terhadap mata uang Pama Sam tersebut. Namun demikian, menurutnya sinyal yang diberikan Bank Sentral tersebut dapat meningkatkan kepercayaan para investor.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Sentuh Rp13.747 per Dolar AS

“Kalau dikatakan dampaknya langsung terhadap Rupiah tentu kita tidak bisa mengatakan seperti itu. Rupiah itu bagaimanapun dipengaruhi oleh apa yang terjadi dengan currency line. Juga kita lihat bahwa mata uang lain pun di dunia juga melemah pada mata uang Amerika,” jelas dia.

Di sisi lain, Michael juga mengingatkan pada perbankan agar tidak terlalu terburu-buru merespons kebijakan BI dengan menaikkan suku bunganya. “Margin yang dimiliki oleh perbankan cukup besar, tak perlu buru-buru menaikkan. Kalau naikkan juga akan membebani finansial dari pembayaran suku bunga oleh para peminjam,” tutupnya.

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Sentuh Rp13.747 per Dolar AS

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini