Image

Stok Beras di Pasar Cipinang Selama Ramadan Capai 41.227 Ton

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 12:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 18 320 1899755 stok-beras-di-pasar-cipinang-selama-ramadan-capai-41-227-ton-EUu1EHl8Oa.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta benar-benar memastikan kebutuhan konsumsi beras pada Ramadan dan Idul Fitri 2018 terjamin aman. Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, masih memiliki stok beras mencapai 41.227 ton.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku siap menjaga kestabilan stok, suplai, serta harga untuk menunjang ketahanan pangan dan inflasi nasional, menciptakan kemudahan dan nilai tambah bagi masyarakat Jakarta, serta mendukung pembangunan ekonomi nasional.

“Kami pastikan aman untuk Ramadan dan akan ditambah terus. Targetnya 3.000 ton per hari, tapi kemarin sudah mencapai 4.500-5.000 ton,” ujar Sandi di Cipinang, Jakarta Timur.

 Ketika Sandiaga Uno Diskusi dengan Peserta UMKM Binaan OK OCE

Stok beras yang dimiliki Pemprov DKI, antara lain di PT Food Station Tjipinang Jaya dan PD Pasar Jaya serta ketersediaan stok beras untuk pasar modern.

“Jadi, harga beras stabil dan harga komoditas lain juga. Ini semua akan terpantau, beras aman, suplai cukup, distribusi lancar, dan semua berkeadilan,” tandasnya.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengatakan, daerah-daerah penyandang pangan akan terus menyuplai kebutuhan pangan di Jakarta, dalam hal ini beras. Atas kondisi seperti ini, Kementan memprediksi panen sampai akhir Juni kira-kira 8,2 juta ton skala nasional.

“Selanjutnya, bagaimana kita mendistribusikan ini dengan baik kepada masyarakat Jakarta dan Jabodetabek khususnya sehingga sampai ke masyarakat pada saat yang tepat. Tentunya dengan harga yang tepat juga,” ucapnya.

 

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Arief Prasetyo Adi menambahkan, stok beras berasal dari lokal atau daerah-daerah penyangga pa ngan, di mana daerah tersebut selalu bersinergi dan menyuplai beras kualitas baik untuk ma sya rakat Jakarta. Daerah pe nyangga pangan itu mulai dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Lampung, dan Serang.

“Sinergi kami sampai hari ini (kemarin) dengan Dinas Ketahanan Pangan DKI luar biasa. Masing-masing mengerjakan porsinya dengan sangat baik, salah satunya dari wali kota dan pamong yang mendistribusikan beras ke 5-6 kelurahan per hari, termasuk Kepulauan Seribu,” ujar Arief. (Bima Setiyadi)

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini