Image

RPP E-Commerce Diserahkan ke Presiden Pekan Depan

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 19:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 18 320 1900005 rpp-e-commerce-diserahkan-ke-presiden-pekan-depan-dD1hgKIZS9.jpeg Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution (Foto: Giri/Okezone)

JAKARTA - Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Transaksi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (TPSME) atau e-commerce tengah menemui titik terang. Pasalnya, RPP tentang TPME atau e-commerce ini akan segera selesai dan dikeluarkan.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, RPP mengenai e-commerce akan rampung pada Minggu depan. Rampungnya RPP tentang e-commerce juga seiring pembahasan mengenai RPP yang hanya menyisakan satu kali lagi.

Artinya jika rapat pembahasan tersebut RPP tersebut bisa segera diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Setelah itu barulah tinggal menunggu Presiden Jokowi untuk menandatangani RPP tersebut menjadikan Peraturan Pemerintah (PP).

Darmin Nasution dan Yasonna Bicara Perbaikan Iklim Usaha dan Revitalisasi Hukum

"RPPnya masih rapat mereka sekali lagi. Ada beberapa usulan. Pokoknya kalau sudah rapat Minggu depan ya di naikan (ke istana). Kalau PP kan harus naik ke sana (Istana)," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat, (18/5/2018).

Menurut Darmin, tertundanya RPP ini untuk naik ke meja Presiden dikarenakan ada beberapa usulan baru yang perlu dibahas untuk sekali lagi. Seperti mengenai sistem pembayaran, persoalan data hingga masalah pengawasannya.

"Tadi ada beberapa usulan. Apa saja ? artinya ada yang mengusulkan keliatannya perlu ditambahkan ada yang sistem pembayarannya. Ada yang soal data, ada beberapa hal lah," jelasnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi juga mengatakan jika pembahasan mengenai RPP Transaksi perdagangan elektronik ini tinggal satu tahap lagi. Lamanya pembahasan dikarenakan pemerintah harus berhati-hati dalam membahas poin-poin yang ada agar tidak ada uang terlewat.

Darmin Nasution dan Yasonna Bicara Perbaikan Iklim Usaha dan Revitalisasi Hukum

Pasalnya, hampir seluruh poin yang diusulkan merupakan hal yang penting. Sehingga jika salah satu poin ada yang terlewat akan fatal jadinya di masa-masa mendatang.

"Ini adalah tahapan memfinalkan ttg RPP transaksi pembayaran menggunakan sistem elektronik. Ini sangat baik, itu bagaimana transaksi e-commerce itu kita masukkan ke situ. Ini tinggal sekali lagi. Segera mungkin. Saya nggak bisa tentukan. Tapi kita secepatnya. Karena semua poin penting dalam penyelenggara melalui transaksi elektronik," jelasnya.

Dalam RPP tersebut juga lanjut Ros, diatur juga mengenai pembayarannya. Termasuk pembayaran menggunakan QR Code yang beberapa waktu tengah diusulkan oleh Bank Indonesia setelah menerima masukan dari para pelaku e-commerce.

"Semua pembayarannya menggunakan online. Pokoknya semua yang transaksi Perdagangan yang menggunakan sarana elektronik. Jadi barang yang berwujud dan tidak berwujud. Yang digital jadi semua unsur. Saya rasa kementerian perindustrian, kemendag oke ya," jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini