Share

PTPP Terbitkan Obligasi Rp3 Triliun, Kuponnya 8,5%

Koran SINDO, Jurnalis · Jum'at 25 Mei 2018 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 25 278 1902601 ptpp-terbitkan-obligasi-rp3-triliun-kuponnya-8-5-XDGJ37JZWu.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berencana menerbitkan penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi sebesar Rp3 triliun dalam dua tahap dengan kisaran kupon 8,25% hingga 8,5%.

Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat mengatakan, dari hasil penerbitan obligasi berkelanjutan ini, perseroan akan mengalokasikan penggunaan dana tersebut untuk mendukung pembangunan proyek-proyek infrastruktur.

Rupiah Tak Berisiko Melemah ke Level Rp15.000 per Dolar AS

โ€Untuk PUB obligasi tahap I, PTPP berencana untuk menerbitkan sebesar sebanyak-banyaknya Rp1,5 triliun dengan target pencatatan pada awal Juli 2018,โ€ kata Lukman dalam jumpa persnya di Jakarta kemarin. Menurut dia, PUB obligasi tahap I, PTPP berencana untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya Rp1,5 triliun dengan masa penawaran awal dimulai pada Kamis (24/5) hingga 5 Juni 2018 dengan target pernyataan efektif pada akhir Juni 2018.

Perseroan berencana untuk menawarkan obligasi berkelanjutan dalam dua seri, yaitu Seri A untuk jangka waktu tiga tahun dan Seri B untuk jangka waktu lima tahun dengan sistem pembayaran kupon secara triwulanan, di mana tingkat kupon obligasi yang ditawarkan oleh perseroan sebesar 8,25% per tahun untuk Seri A dan 8,50% per tahun Seri B.

Jelang Akhir Tahun Rupiah Kembali Melemah

Obligasi berkelanjutan ini telah mendapatkan rating idA+ Single A Plus dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). PTPP menunjuk tiga perusahaan sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi, yaitu PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas, sedangkan untuk wali amanat, perseroan menunjuk PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR).

Sementara itu, sampai dengan akhir April 2018, perseroan berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp11,3 triliun yang mencerminkan pertumbuhan kontrak baru sebesar 25% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp9 triliun. โ€Kami telah merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar 23% dari total target,โ€ ujar Lukman.

(Heru Febrianto)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini