nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harga Referensi CPO Turun 2,25%, Biji Kakao Malah Naik 8%

Ulfa Arieza, Jurnalis · Selasa 29 Mei 2018 13:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 29 320 1904061 harga-referensi-cpo-turun-2-25-biji-kakao-malah-naik-8-aUxNH0yBtt.jpg Ilustrasi: Foto Antara

JAKARTA – Harga referensi produk Crude Palm Oil (CPO) untuk penetapan Bea Keluar (BK) periode Juni 2018 adalah USD687,39 per MT. Harga referensi tersebut melemah USD15,81 atau 2,25% dari periode Mei 2018 sebesar USD 703,20 per MT.

“Saat ini harga referensi CPO melemah dan berada pada level di bawah USD750 per MT. Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD0 per MT untuk periode Juni 2018,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (29/5/2018).

Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 60 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

 

BK CPO untuk Juni 2018 tercantum pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017 sebesar USD 0/MT. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Mei 2018 sebesar USD0/MT.

Sebaliknya, harga referensi biji kakao pada Juni 2018 kembali mengalami peningkatan sebesar USD271,46 atau 8,49%, yaitu dari USD2.561,09 per MT menjadi USD2.778,55 per MT. Hal ini berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang naik USD212 atau 9,3% dari USD2.272 per MT pada periode bulan sebelumnya menjadi USD2.484 per MT pada Juni 2018.

"Peningkatan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan menguatnya harga internasional. Penguatan ini berdampak pada BK biji Kakao yang naik menjadi 10%," kata Oke.

 

Hal tersebut tercantum pada kolom 3 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.

Untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Keuangan No. 13/PMK.010/2017.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini