nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Perdagangan Bebas, Kemendag Siapkan FTA Center di 5 Kota

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 31 Mei 2018 15:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 31 320 1904999 perdagangan-bebas-kemendag-siapkan-fta-center-di-5-kota-LGIZOgOsJr.jpg Foto: Kemendag Siapkan FTA Center (Giri/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan mempersiapkan kantor-kantor pusat informasi tentang Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) Center Kemendag di lima kota di Indonesia. Pembentukan FTA Center Kemendag merupakan amanat Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2017 tentang Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2018.

Dalam Perpres tersebut, Kemendag mendapat amanat untuk melaksanakan FTA Center di Jakarta dan pilot project pembentukan FTA Center di empat daerah yaitu Medan, Bandung, Surabaya, dan Makassar. Kelima FTA Center Kemendag mulai beroperasi secara penuh di akhir Mei 2018.

Artinya bagi masyarakat yang ingin mengetahui hal-hal mengenai Free Trade Agreement (FTA) dan bagaimana cara memanfaatkannya dapat menghubungi FTA Center di lima kota tersebut. Kelima kota tersebut yakni, FTA center Jakarta, FTA center Bandung, FTA center Medan, FTA center Surabaya, dan FTA center Makassar.

 

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Iman Pambagyo mengatakan, FTA Center Kemendag merupakan pusat informasi bagi masyarakat agar dapat memanfaatkan FTA atau perjanjian perdagangan bebas dengan optimal. FTA Center Kemendag memberikan layanan konsultasi, edukasi, dan advokasi kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha, yang ingin mempersiapkan diri di era perdagangan bebas.

"FTA Center Kemendag ini sangat diperlukan agar semua pihak bisa mengikuti informasi dan perkembangan terbaru tentang perjanjian perjanjian perdagangan bebas yang melibatkan Indonesia. Pembentukan FTA Center Kemendag adalah upaya meraih dan memaksimalkan manfaat perjanjian perdagangan bebas bagi perekonomian Indonesia," ujarnya saat memberi pengarahan kepada para peserta pembekalan FTA Center di Auditorium Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Untuk melayani keluhan masyarakat lanjut Iman, pihaknya menyiapkan Konsultan/Tenaga Ahli lewat kegiatan pembekalan untuk menjalankan kantor-kantor pusat Informasi tentang perjanian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) Center Kemendag di lima kota di Indonesia. Kegiatan Pembekalan Tenaga Ahli/Konsultan FTA Center Kemendag dilaksanakan selama dua hari pada 30-31 Mei 2018 di Kantor Kementerian Perdagangan.

 

Nantinya, tiap FTA Center Kemendag akan memiliki tiga orang Tenaga Ahli/Konsultan yang memiliki keahlian di bidang implementasi hasil perjanjian perdagangan internasional, akses pembiayaan dan prosedur ekspor, serta strategi promosi dan pemasaran.

Menurut Iman, salah satu kunci keberhasilan implementansi perjanjian perdagangan bebas adalah jika seluruh masyarakat mengetahui secara benar mengenal FTA, manfaatnya, dan cara memanfaatkannya. Artinya butuh orang-orang yang kompeten untuk mengarahkan agar masyarakat bisa benar-benar memanfaatkannya.

"Pengalaman mengajarkan bahwa sistem manajemen yang paling efektif di Indonesia adalah management by walking around. Para Tenaga Ahli/Konsultan FTA Center Kemendag diharapkan dapat benar-benar turun langsung ke lapangan, berdialog, dan mendengarkan, sehingga dapat mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha seakurat dan sedetail mungkin," jelasnya.

Sebagai informasi, FTA Center Kemendag dijalankan melalui kerja sama swakelola antara Direktorat Jenderal Perundingan Perdamaian Internasional Kemendag dan beberapa universitas negeri, baik di Jakarta maupun di daerah FTA juga melibatkan dinas perindustrian dan perdagangan tingkat provinsi.

FTA Center Kemendag memiliki tiga tujuan utama, yaitu meningkatkan kemudahan ekspor dan fasilitasi perdagangan; meningkatkan pemanfaatan skema kerja sama perdagangan internasional; serta mendorong para pengusaha untuk ekspor dan mencetak para eksportir baru.

Untuk mencapai tujuan tersebut, FTA Center Kemendag akan melakukan kegiatan edukasi sosialisasi, konsultasi, dan advokasi pemanfaatan hasil perundingan perdagangan internasional kepada para pelaku usaha. Pelayanan ini tidak dipungut biaya.

Terkait jasa edukasi dan sosialisasi, FTA Center Kemendag akan menggelar berbagai kegiatan peningkatkan kapabilitas (capacity building) pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global.

Kegiatan ini ditujukan terutama kepada pelaku UMKM yang berorientasi ekspor. Kegiatan diberikan dalam bentuk pelatihan, coaching clinics, dan sosialisasi yang diselenggarakan sendiri atau bekerja sama dengan pihak lain.

Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai kegiatan ekspor, sehingga dapat meningkatkan nilal tambah dan daya saing para peserta. FTA Center Kemendag menargetkan akan lahir eksportir baru yang dapar memperluas jumlah eksportir di Indonesia dan meningkatkan kelas usaha UMKM.

Sementara itu terkait jasa konsultasi, FTA Center Kemendag akan membantu para pelaku usaha mengatur rencana perusahaan dalam proses ekspor. Konsultasi termasuk untuk menggunakan Surat Keterangan Asal (SKA), akses pembiayaan, prosedur ekspor, serta strategi promosi dan pemasaran ke luar negeri.

Layanan konsultasi dipercaya dapat meningkatkan dan memaksimalkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, meminimalisasi risiko dan ketidakpastian, serta meningkatkan potensi kelancaran ekspor dengan orientasi pada peningkatan laba perusahaan.

Di sisi lain terkait jasa advokasi, FTA Center Kemendag akan memberikan bantuan kepada pelaku usaha terkait permasalahan atau hambatan yang mereka hadapi dalam memanfaatkan perjanjian perdagangan internasional/FTA.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini