Share

Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Pos Indonesia Luncurkan Prangko Bung Karno

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 31 Mei 2018 17:22 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 31 320 1905080 jelang-hari-kesaktian-pancasila-pos-indonesia-luncurkan-prangko-bung-karno-VA5t17GjFg.jpeg Peluncuran Prangko Bung Karno (Foto: Giri/Okezone)

JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) meluncurkan Prangko bergambar Bung Karno saat sidang BPUPK. Selain itu melalui sinergi, keduanya juga meluncurkan sampul hari pertama peringatan 73 tahun lahirnya Pancasila.

Turut hadir dalam acara tersebut Mantan Presiden Indonesia ke-5 Megawati Soekarno Putri. Selain itu turut hadir pula para anggota dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka serta jajaran Direksi PT Pos Indonesia (Persero).

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W Setijono mengatakan, peluncuran prangko bergambar Bung Karno ini bertujuan mengenang jasa jasa beliau dalam menyatakan Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya sengaja melakukan peluncuran pada satu hari menjelang perayaan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2018.

prangko

"Dalam momentum 73 tahun Indonesia meluncurkan prangko 73 tahun Pancasila. Mudah-mudahan akan berlanjut kolaborasi ini dalam masa masa berikutnya," ujarnya dalam acara peluncuran prangko Bung Karno di Museum Filateli, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Gilarsi mengaku merasa tersanjung bisa dilibatkan. Apalagi secara khusus diizinkan untuk membuat perangkat bergambar Bung Karno yang merupakan salah satu tokoh nasional bahkan disebut sebagai bapak negara.

"Atas perbuatannya (Bung Karno) sekarang sudah 73 tahun Pancasila. Sungguh kehormatan bagi kami yang dilibatkan sebagai tuan rumah. Kami ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara," ucapnya.

Apalagi lanjut Gilarsi, PT Pos Indonesia juga menjadi saksi bagaimana perjuangan bangsa Indonesia dalam kemerdekaan. Termasuk juga dalam perumusan ideologi negara yakni Pancasila.

prangko

"Sejak pertama didirikan 26 Agustus di Batavia oleh Gubernur Jenderal Belanda saat itu mulailah. Kami boleh dengan bangga mengatakan pos Indonesia miniatur Indonesia. Di dalam menjaga NKRI mempunyai peran signifikan multifisik lihat dari tuguprasasti. Dan membangun kantor pos," jelasnya.

Lebih lanjut Gilarsi mengatakan, nantinya prangko ini akan dicetak selama 500 pcs setiap harinya selama 4 hari sebagai souvenir. Souvenir sendiri hanya akan diberikan kepada siapa saja masyarakat yang mengunjungi pameran di Museum Filateli pada periode 31 Mei hingga 4 Juni 2018 mendatang.

Seperti diketahui, pada peringatan ini pula dilakukan beberapa kegiatan lainnya seperti Pameran Arsip Otentik Pidato Muhammad Yamin 5 Juni 1958, peluncuran buku 'Tjamkan Pantja Sila'. Khusus pameran nantinya akan berlangsung selama empat hari yakni dari mulai hari Kamis hingga Minggu.

"Perayaan 73 tahun Pancasila sangat penting bagi pembinaan . Kolaborasi bisa memberikan (mengenalkan) ideologi (Pancasila) kepada masyarakat," ucapnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini