nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dibangun Usai Lebaran, Investasi Proyek Skybridge Tanah Abang Tembus Rp50 Miliar

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 31 Mei 2018 10:49 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 31 470 1904842 dibangun-usai-lebaran-investasi-proyek-skybridge-tanah-abang-tembus-rp50-miliar-LkRAWDMo63.jpg Foto: Pasar Tanah Abang (Okezone)

JAKARTA - Pembangunan skybridge atau jembatan layang penghubung Stasiun Tanah Abang dengan Pasar Blok G mulai dikerjakan seusai perayaan Idul Fitri. Skybridge yang ditargetkan rampung dalam dua bulan ini nantinya di gunakan untuk pejalan kaki dan pedagang kaki lima (PKL).

Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Pinontoan mengatakan, sesuai penugasan Pemprov DKI kepada Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan Sarana Jaya dalam membangun skybridge, pihaknya saat ini sedang proses perencanaan. Dalam waktu dekat ini, kata Dian proses tender akan segera dilakukan.

"Habis Lebaran setelah pemenang tender diketahui dapat langsung dikerjakan," kata Yoory di Jakarta.

Yoory optimistis dapat membangun skybridge lantaran sudah ada jaminan pembiayaan dari Pemprov DKI melalui penyertaan modal daerah (PMD) yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI 2018 kemungkinan baru selesai dibahas Oktober mendatang.

 Dishub Angkut Mobil & Motor Parkir Liar di Kawasan Pasar Tanah Abang

Namun, Yoory enggan menjelaskan lebih detail terkait konsep pembangunan skybridge. Termasuk strategi pembiayaan talangan. Menurutnya, skybridge nanti akan menghubungkan stasiun dengan Pasar Blok G yang bisa menampung PKL dan pejalan kaki.

"Lebar skybridge itu ya satu jalur di atas Jalan Jati Baru Raya yang digunakan pedagang saat ini," ungkapnya.

Direktur PD Pasar Jaya, Arif Nasution menuturkan, dalam proses pembangunan skybridge, para PKL di Jalan Jati Baru Raya akan direlokasi terlebih dahulu oleh Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) DKI Jakarta. Sedangkan PD Pasar Jaya hanya bertugas merelokasi pedagang Pasar Blok G ke pelataran Pasar Blok G yang jumlahnya sekitar 500 pedagang.

“Kami hanya bertugas merelokasi PKL di Blok G. Pembangunan skybridge dan revitalisasi Gedung Blok G leader-nya PD Sarana Jaya. Relokasi PKL Jalan Jati baru Raya ada di Dinas UMKM,” katanya.

 Kondisi Tanah Abang Kembali Semrawut Akibat PKL Berjualan di Trotoar

Sementara itu, Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta Irwandi hingga berita ini di turunkan belum juga menjawab pertanyaan media terkait rencana relokasi PKL di Jalan Jati Baru Raya tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, skybridge merupakan penataan Tanah Abang jangka menengah.

Dia menginginkan penataan Tanah Abang seperti Grand Bazaar di Istanbul, Turki. Untuk itu, pihaknya sangat mengpresiasi kesiapan PD Sarana Jaya yang siap membangun skybridge seusai Lebaran. Sebab sesuai hasil rapat, PD Sarana Jaya akan diberikan anggaran untuk pembangunan skybridge sekitar Rp50 miliar melalui PMD APBD Perubahan 2018.

“Sudah dapat kepastian uangnya dari APBD Perubahan. Ya, memang harusnya bisa dikerjakan, pakai apa begitu kan bisa. Kan bisa kerja sama dengan kontraktor, penyedia dana dan sebagainya,” ungkapnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini