nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Program Satu Juta Rumah Bakal Dipamerkan ke Developer Dunia

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 04 Juni 2018 21:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 04 470 1906527 program-satu-juta-rumah-bakal-dipamerkan-ke-developer-dunia-DBb6KrAFiU.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Indonesia akan memamerkan program rumah murah atau yang biasa disebut satu juta rumah kepada seluruh pengembang dunia. Rencanannya, program satu juta rumah atau yang biasa disebut rumah murah tersebut akan dipamerkan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam sebuah Kongres Federasi Real Estate Dunia yang akan dihelat di Bali.

Presiden FIABCI yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengatakan, momen tersebut tentunya sangat berarti bagi Indonesia.

Apalagi, saat ini Indonesia tengah menggemakan penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sehingga diharapkan, akan semakin banyak pengembang asing yang mau ikut kerjasama dengan pemerintah dalam menyediakan hunian murah dan layak bagi masyarakat Indonesia.

Apalagi lanjut Eman, dari 68 negara yang bergabung di FIABCI, tegas Eman, kemungkinan hanya Indonesia satu-satunya negara yang pemerintahnya membuat konsep rumah murah dengan mengedepankan peran swasta. Menurut Eman, banyak negara di dunia saat ini meminta dirinya memaparkan bagaimana rule model penyediaan affordable housing di Indonesia.

“Misalnya saya mendapat banyak permintaan untuk menyampaikan topik hunian terjangkau ini di Hawaii dan Taiwan. Mereka ternyata ingin belajar banyak mengenai model yang sudah berjalan di Indonesia ini, dan berharap dapat menerapkan di negaranya. Jadi sekarang REI atau FIABCI Indonesia ikut berperan aktif dalam mengharumkan Indonesia di kancah internasional. Ini sejalan dengan komitmen REI sebagai garda terdepan membangun rumah rakyat,” ujarnya dalam acara buka bersama di Batik Kuring SCBD, Jakarta, Senin (4/6/2018).

 CEO Talk Bersama Ketua REI Soelaeman Soemawinata

Selain itu lanjutnya Eman, Indonesia juga akan mempromosikan destinasi wisata andalan kepada para pengembang Internasional, sehingga diharapkan, para pengembang Internasional tersebut berminat untuk membangun hotel atau resort di Indonesia.

"(Kami) juga mendorong pengembangan sektor pariwisata yang ditargetkan menjadi penyumbang terbesar devisa negara setelah industri kelapa sawit (CPO) sekaligus sektor dengan penyerapan tenaga kerja terbesar," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP REI Totok Lusida menyebut jika kabar dipromosikannya rumah khusus MBR kepada publik internasional cukup membuktikan jika sektor properti Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Tentunya hal tersebut menjadi angin segar untuk mendongkrak sektor properti yang belakangan tengah lesu.

"Kepada Bapak Presiden kami sampaikan bahwa saat ini nama Indonesia tengah berkibar di kancah properti internasional karena menjadi negara yang bisa mengembangkan rumah murah terjangkau (affordable housing) dengan melibatkan swasta dan dengan waktu yang relatif singkat," ungkapnya.

 CEO Talk Bersama Ketua REI Soelaeman Soemawinata

Sebagai informasi, Indonesia akan menggelar Kongres Federasi Real Estat dunia atau World Congress FIABCI ke-69. Kepastian tersebut didapatkan setelah putusan Kongres yang diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab dari 28 April hingga 1 Mei 2018 secara resmi memutuskan Indonesia sebagai tuan rumah FIABCI Desember Meeting and Global Business Summit 2018.

Ajang bisnis kelas dunia yang diperkirakan dihadiri sekitar 1.500 peserta ini akan berlangsung di Bali, dari 7-10 Desember 2018.Di FIABCI Desember Meeting and Global Business Summit 2018, FIABCI Indonesia/REI akan mengusung dua tema menarik yakni “Affordable Housing and Sustainable Tourism Development”.

Dua isu sentral yang sedang mengemuka di dunia khususnya negara-negara ketiga dan juga menjadi prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. FIABCI Desember Meeting and Global Business Summit adalah perhelatan khusus yang diadakan setiap bulan Desember biasanya hanya diadakan di benua Eropa selama 68 tahun terakhir.

Nantinya akan ada sekitar 1.200-1.500 orang pelaku usaha real estat dan industri pendukungnya diperkirakan akan hadir di FIABCI Desember Meeting and Global Business Summit 2018, di mana lebih dari separuhnya merupakan investor asing dari berbagai negara.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini