Mulai 9 Juni, Tol Palembang-Indralaya Bisa Dipakai Mudik Lebaran

ant, Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 21:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 05 320 1906961 mulai-9-juni-tol-palembang-indralaya-bisa-dipakai-mudik-lebaran-PLvyKtb0sz.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

PALEMBANG - Jalan Tol Palembang Indralaya (Palindra), Sumatera Selatan sejauh 22 kilometer akan dioperasikan penuh untuk membantu kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini setelah pada 2017 hanya dimanfaatkan satu seksi yakni Palembang-Pemulutan sejauh 7 kilometer.

Manager Proyek PT Hutama Karya (Persero) Divisi Tol Palindra Hasan Turcahyo mengatakan,Tol Palindra ini akan dioperasikan tepatnya pada 9 Juni atau H-7 hingga H+7.

Hanya saja, untuk akses masuk dan keluar (interchange) dari KTM rambutan belum beroperasi karena belum selesai pengerjaannya.

"Jadi Pemudik yang ingin melintas hanya bisa keluar melalui akses di gerbang Pemulutan. Pengerjaan pintu akses terlambat lantaran terkendala pembebasan lahan," ujar dia di Palembang, Selasa (5/6/2018).

 Dibuka H-10 Lebaran, Tol Fungsional Tegal-Pemalang Digratiskan

Sementara ini, Tol Palindra yang terbagi dalam tiga seksi memiliki progres pengerjaan yang berbeda-beda. Untuk seksi I sudah dinyatakan lengkap, seksi II belum lengkap karena masih perlu dipasang marka jalan, lampu, kongkrit barier, petunjuk jalan dan fasilitas lainnya.

"Paling tidak pada saat mudik pagar pemisah jalan sudah ada sehingga pengendara tetap bisa melewati tol dengan aman. Namun kami juga akan terus mengimbau agar pemudik berhati-hati nantinya," ujar dia.

Selain itu, kata dia, pada saat arus mudik pihaknya menyediakan rest area di akses inderalaya atau seksi III. Nantinya disana ada bengkel, masjid, toilet, kios Pertamina yang menyediakan BBM dan sebagainya.

 Dibuka H-10 Lebaran, Tol Fungsional Tegal-Pemalang Digratiskan

Sementara itu, kendaraan yang masuk dari tol seksi I akan dikenakan biaya (normal) menggunakan e-money. Namun untuk yang masuk dari seksi III atau Indralaya dan keluarnya ke akses Pemulutan tidak dikenai tarif.

"Yang diresmikan Presiden tetap bayar tetapi gerbang Inderalaya dan keluar ke Pemulutan tidak bayar karena gerbang tol belum siap," kata dia.

Selain itu, sambung dia, penilaian untuk kelayakan jalan Tol Palindra belum dilakukan sehingga operasional tol ini belum bisa dilakukan oleh pemerintah. Setelah ada uji kelayakan tersebut barulah tol ini bisa operasional. Namun ia memastikan Juli mendatang, pengerjaan tol selesai dan beres.

"Agustus akan dilakukan uji kelayakan jalan tol. Mudah-mudahan pada pertengahan September, tol sudah dapat diresmikan dan dimanfaatkan," kata dia.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini