Senangnya Menko Luhut Terima Hasil Audit Laporan Keuangan dari BPK

Feby Novalius, Jurnalis · Rabu 06 Juni 2018 12:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 06 20 1907231 senangnya-menko-luhut-terima-hasil-audit-laporan-keuangan-dari-bpk-Jy2t4RR08O.jpeg Menteri koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Feby/Okezone)

JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman. Hasilnya, BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian atas laporan keuangan tersebut.

Menyikapi hasil tersebut, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, ini merupakan hasil dari kerja keras yang selama ini dilakukan.

Menko Maritim Luhut Panjaitan Bicara Perubahan Iklim di Jerman

"Ini parameternya ada. Kita harus kerja dalam parameter. Nggak usah cari salah sana salah sini ya kita apa sih," tuturnya, di Kantor Kemenko Maritim, Gedung BPPT, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Meski demikian, kata Luhut, pihaknya tentu akan menerima masukan apapun dari BPK untuk lebih baik lagi dalam mengelola keuangan mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan.

"Saya pikir kita berbesar hati untuk menerima masukan dan pemeriksaan yang dilakukan BPK, kita semua harus juga memperbaiki kekurangan kita semua tidak ada juga hasil audit yang sempurna. Kami juga ada yang kurang, akan kita perbaiki," tuturnya.

Menko Maritim Luhut Panjaitan Bicara Perubahan Iklim di Jerman

Adapun hasil pemeriksaan yang telah dilakukan BPK terhadap laporan keuangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman sesuai laporan Tahun 2017 (audited). Di mana realisasi belanja sebesar Rp262,21 miliar atau 87,25% dari anggaran sebesar Rp300,53 miliar dan total aset sebesar Rp129,11 Miliar.

BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian atas laporan keuangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Tahun 2017, namun masih terdapat kelemahan pengendalian intern yang perlu perbaikan, dalam hal pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Saya minta pendapat beliau. Tahun lalu kami diaudit. Memang ini Kementerian baru, Maritim, banyak sekali saya tanya Pak Rizal. Karena kami waktu masuk itu dari segala macam, banyak kurang dalam masalah administrasi," ujarnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini