Tak Alami Kenaikan, Wiranto Ajukan Anggaran Rp281,47 Miliar

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 07 Juni 2018 16:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 07 20 1907819 tak-alami-kenaikan-wiranto-ajukan-anggaran-rp281-47-miliar-9cbZMEuqXa.jpg Foto: Kemenko Polhukam Ajukan Anggaran (Giri/Okezone)

JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan HAM (Kemenko Polhukam) mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp281,47 miliar untuk tahun 2019. Anggaran tersebut sama dengan tahun ini.

Menko Polhukam Wiranto mengatakan, anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk untuk program-program di tahun 2019. Khususnnya pada program-program strategis dan prioritas.

"Untuk Menko Polhukam pagu indikatif tahun 2019 sebesar Rp281,47 miliar. Besarannya tidak jauh berbeda dengan yang dianggarkan tahun ini," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (7/6/2018).

 Rapat Menko dengan Banggar DPR

Adapun beberapa program Kemenko Polhukam tahun depan di antaranya mendorong peningkatan kualitas pemilu dan pasca-pemilu yang akan dilaksanakan pada 2019. Ini merupakan salah satu program prioritas.

Selain itu, Kementerian Polhukam juga tersebut juga memiliki tanggung jawab menangani isu keamanan kawasan dan peningkatan citra positif Indonesia di mata internasional. Lalu, mendorong peningkatan kerja sama negara kawasan Asia Pasifik dan Afrika, Eropa dan Amerika.

 

Kementerian tersebut juga akan mendorong pengimplementasian blue print pilar Polkam masyarakat ASEAN 2025. Anggaran itu juga untuk memantapkan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban masyarakat) serta peningkatan keamanan siber.

"Program dukungan manajemen dan pelaksanan tugas teknis sebesar Rp141 miliar, peningkatan sarana Rp5 miliar dan prioritas kegiatan bidang politik Menko Polhukam tangani soft diplomacy Rp60 miliar," jelasnya.

Wiranto juga membeberkan, alasan kenapa dirinya mengajukan anggaran sama dengan tahun lalu adalah karena belum ada kebutuhan yang mendesak. Selain itu, dirinya juga menyebut jika pihaknya mengajukan tambahan dana maka angkanya akan tetap dipotong oleh Kementerian Keuangan.

"Kita tidak mengajukan kenaikan anggaran. Karena kalau diajukan juga akan dipotong oleh Kementerian Keuangan," ucapnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini