nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Cara PT KCI Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Lebaran

Ulfa Arieza, Jurnalis · Kamis 07 Juni 2018 19:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 07 320 1907958 begini-cara-pt-kci-antisipasi-lonjakan-penumpang-libur-lebaran-j5URNaBygK.jpg Foto: Cara PT KCI Antisipasi Lonjakan Penumpang (Ulfa/Okezone)

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan tidak ada tambahan operasional perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) selama periode Lebaran. Di musim Lebaran tahun ini, perseroan tetap akan mengoperasikan 928 perjalanan KRL per harinya.

Direktur Utama KCI Wiwik Widayanti mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir meskipun tidak ada tambahan operasional KRL. Sebagai antisipasi padatnya lalu lintas kereta sehubungan dengan bertambahnya jadwal perjalanan kereta jarak jauh, KCI akan berkoordinasi dengan PT KAI Daop 1 Jakarta untuk melakukan rekayasa pola operasi.

"Kita coba tetap usahakan koordinasi dengan PT KAI Daop 1 Jakarta karena koordinator di Jabodetabek ini adalah PT KAI Daop 1 Jakarta, untuk menguapkan supaya tidak terjadi kelambatan yang begitu tinggi," kata dia di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

 

Kendati tidak ada tambahan perjalanan kereta, perseroan tetap melakukan antisipasi kemungkinan kepadatan pengguna jasa di sejumlah stasiun melalui penambahan fasilitas maupun petugas untuk pelayanan dan keselamatan.

Tambahan fasilitas dihadirkan dalam bentuk loket portabel, dan penataan alur untuk keluar-masuk penumpang di stasiun. Sementara dari sisi petugas, PT KCI menambah personil pengamanan, pelayanan, serta melakukan posko angkutan lebaran yang diikuti seluruh karyawan.

Guna mendukung kemudahan pengguna KRL bertransaksi, dalam angkutan Lebaran tahun ini perseroan menyiapkan 233 unit vending machine, 192 loket manual, dan 38 loket portable yang disebar di 79 stasiun.

"Loket portable sendiri akan difungsikan di stasiun-stasiun yang berpotensi terjadi kenaikan jumlah penumpang antara lain Bogor sebanyak sembilan unit, Bekasi dua unit, Jakarta Kota empat unit, dan Rangkasbitung sejumlah tiga unit," kata Wiwik.

 Begini Penumpukan Penumpang KRL di Stasiun Duri Dampak Penambahan Operasional KA Bandara

Untuk mengurangi antrian di loket maupun vending machine, pengguna dapat memilih untuk membeli Tiket Harian Berjaminan (THB) yang dapat dibeli langsung untuk perjalanan pergi pulang. Bagi pengguna yang ingin membeli Kartu Multi Trip (KMT), perseroan juga menyiapkan petugas untuk menjual di luar loket pada sejumlah stasiun besar.

Di sejumlah stasiun padat penumpang, PT KCI juga menurunkan seluruh karyawannya yang bukan merupakan frontliner untuk ditugaskan secara bergantian mengikuti posko Lebaran guna membantu pelayanan di stasiun selama masa angkutan Lebaran.

Khusus untuk malam Hari Raya, perseroan akan bekerjasama dengan aparat keamanan. "Tentunya kita tambah pengamanan 3.400 orang kemudian ada Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari marinir 100 orang untuk tambahan pengamana tentunya akan lebih ketat dari sisi pengamanan. Untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti petasan dan barang lainnya," jelas dia.

Dari sisi masinis, pengawasan internal bagi para masinis terus ditingkatkan melalui pemantauan yang ketat saat pra dinas, berdinas, dan pasca dinas dengan memperhatikan waktu istirahat yang cukup dan menjaga kondisi fisik masinis agar tetap prima. “Kami yakin seluruh karyawan PT KCI siap menghadapi angkutan Lebaran tahun ini sehingga dapat melayani masyarakat berlebaran,” tutup Wiwik.

KCI Siapkan Rp40 Miliar untuk Transaksi Pembayaran Selama Lebaran

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyiapkan uang tunai sebanyak Rp40 miliar untuk memenuhi transaksi selama periode Lebaran. Sebab, diperkirakan terjadi lonjakan penumpang hingga 8% menjadi 13.926.408 orang dari tahun lalu sebanyak 12.861.478 orang.

"Sehingga untuk periode Lebaran sebelum dan sesudahnya kita sudah membuat komitmen persiapan sebesar Rp40 miliar," kata Direktur Keuangan KCI Ari Mulyono.

Dia merincikan, untuk kebutuhan uang pecahan untuk transaksi selama hari biasa berkisar Rp1,3 hingga Rp1,5 miliar yang disebar ke 76 stasiun. Namun untuk persiapan Lebaran KCI menyiapkan Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar per hari.

Berkaca dari pengalaman Lebaran 2017, penumpang paling banyak berada di stasiun Tanah Abang, Bogor, dan Bekasi. Dengan demikian, kebutuhan uang receh pada tiga stasiun itu akan diperbanyak.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini