Besok, Tol Solo-Salatiga Sepanjang 32 Km Dibuka untuk Mudik Lebaran

Bramantyo, Jurnalis · Kamis 07 Juni 2018 22:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 07 320 1907996 besok-tol-solo-salatiga-sepanjang-32-km-dibuka-untuk-mudik-lebaran-AQyxP4ntjJ.jpg Foto: Tol Solo-Salatiga (Bramantyo)

SOLO - Jelang pengoperasionalan jalan tol Solo-Semarang saat arus mudik Lebaran 2018 ini, PT Jasamarga Solo Ngawi (PT JSN) melakukan pengecekan terhadap ruas tol sepanjang 32 KM, mulai dari Solo hingga Salatiga.

Pantauan Okezone, Kamis (7/6/2018) yang ikut dalam pengecekan ruas jalan tol, mulai dari Gardu Tol Ngemplak, Solo, ruas lajur tol ini sudah mencapai penyelesaian 75%. Namun, setelah melewati daerah Kartosuro, Sukoharjo atau mulai memasuki daerah Colomadu, ruas jalan tol satu jalur.

Pasalnya pada ruas ini, masih dalam pengerjaan. Bahkan alat-alat berat berada di sisi jalan. Termasuk beton-beton pondasi jalan belum terpasang seluruhnya.

 

Selain masih minim lampu penerang jalan, para pemudik harus ekstra hati-hati. Sebab, pada track jalur Solo-Salatiga, jalan menurun banyak mendominasi. Bahkan, bila dari jalur Salatiga-Solo, ada track tanjakan yang cukup tinggi.

Sehingga, bila kondisi kendaraan tidak sempurna, diharapkan untuk tidak melintasi track jalur ini. Tak hanya track yang curam, di sisi kanan dan kiri masih didominasi perbukitan yang belum ada pengamannya. Sehingga, bila musim penghujan, rawan longsor.

Khusus jalur tol Solo Salatiga yang resmi dibuka 8 Juni -17 Juni dan sebaliknya mulai 18-24 Juni dari arah sebaliknya ini mulai jam 06.00 WIB -17.00 WIB. Sedangkan untuk jalur tol Colomadu hingga Ngawi sudah bisa digunakan selama 24 jam dan di buka dua ruas arah.

 

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi David Wijayatno mengatakan, meski jalur Solo-Salatiga belum selesai seluruhnya, namun fasilitas untuk pemudik telah di persiapkan.

Jalur Colomadu hingga Ngawi disediakan 6 rest area. Selain itu pengelola jalan tol juga menyediakan kios BBM. Beberapa rest area berada di KM 519 (Masaran), kemudian KM 538 (Palbablang), KM 575 (Ngawi). Semuanya dilengkapi tempat sholat, kamar kecil, warung makan, pos kesehatan termasuk disediakan juga kios BBM.

Pengamanan sepanjang lokasi jalur tol PT SJN bekerjasama dengan berbagai pihak Kepolisian. Termasuk PJR dari Polda Jawa Tengah dan Polda Jawa Timur juga siagakan personilnya. Termasuk menyediakan mobil derek untuk jalur-jalur yang dianggap memiliki kecuraman cukup tinggi.

"Untuk jalur ke Ngawi masih ada 5 overpass yang belum selesai. Masih ada persimpangan sebidang dengan jalan umum. Kedungjarjo ada 2 overpass, Sidolaju, Cengkrik dan Mangunrejo Kidul. Untuk antisipasinya, persimpangan itu dijaga selama 24 jam penuh oleh petugas," pungkasnya.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini