nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos-Bos BI Bakal Tak Tidur Nyenyak Saat Libur Lebaran, Kenapa?

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 18:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 08 20 1908401 bos-bos-bi-bakal-tak-tidur-nyenyak-saat-libur-lebaran-kenapa-bbogNkBFK0.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan akan terus memantau kondisi ekonomi domestik dan global sepanjang libur Lebaran. Oleh sebab itu, dipastikan Bank Sentral akan selalu hadir untuk memastika stabilisasi pasar keuangan.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, Bank Sentral telah mengkalkulasi semua kemungkinan yang akan terjadi ke depannya, bahkan hingga akhir tahun.

"Kita lakukan pre emptive, front loading, dan ahead of the curve. Kalkulasi sudah dilakukan dari sekarang sampai nanti Lebaran bahkan sampai akhir tahun. Jadi jangan dikira Dewan Gubernur kalau libur Lebaran tidurnya nyenyak, kita akan tetap pantau pasar domestik dan global," ujarnya di Gedung BI, Jakarta, Jumat (8/6/2018).

 

Dia menjelaskan, seperti rencana kenaikan Fed Fund Rate (FFR), suku bunga acuan The Fed, Bank Sentral Amerika Serikat (AS) pada pertengahan bulan ini, pihaknya sudah mengkalkulasikan kemungkinan tersebut.

"Jadi kalau ditanya, apakah FFR 14 Mei akan naik, kita sudah perhitungkan 80% akan naik," katanya.

Bahkan perhitungan pada kemungkinan kenaikan FFR pada September pun sudah dilakukan. "Ekspetasi kenaikan September meskipun probabilitasnya 56% tapi kami sudah perhitungkan dengan keputusan pre emptive," imbuhnya.

 

Dia pun memastikan, Bank Sentral akan terus menaga stabilitas di tengah dinamika global yang mudah berdampak pada ekonomi domestik.

"BI memang bertugas memantau stabilitas itu tetap terjaga. Jika ada sesuatu yang perlu dilakukan tentu kita akan lakukan tindakan segera," jelasnya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini