nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dirut BEI: 80% Perusahaan yang Listing, Pertumbuhannya di Atas 15%

Ulfa Arieza, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 11:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 08 278 1908143 dirut-bei-80-perusahaan-yang-listing-pertumbuhannya-di-atas-15-OZI1fGPlw9.jpeg Direktur Utama BEI Tito Sulistio. Foto: Ulfa/Okezone

JAKARTA - Hari terakhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebelum libur Lebaran 2018 dibuka dengan pencatatan tiga saham perusahaan. Tiga pemain baru di pasar modal tersebut adalah PT MNC Studios International Tbk, PT Sriwahana Adityakarta Tbk, dan PT Steadfast Marine Tbk mencatatkan saham pada hari ini.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, kedatangan tiga emiten merupakan sejarah emiten tercatat paling banyak di pasar modal dalam periode setengah tahun yaitu sebanyak 20 emiten. Kondisi tersebut membuktikan jika kondisi pasar modal saat ini sangat baik.

"Dengan banyaknya perusahaan yang listed artinya produk bursa bagus. Semua perusahan yang listed 80% growthnya di atas 15%," kata Tito di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (8/6/2018).

Merespon Positif Penurunan Suku Bunga Acuan BI, IHSG Tembus 5.900

Adapun PT MNC Studios International Tbk dicatatkan dengan kode saham MSIN. Perseroan melepas sebanyak 1,56 miliar saham yang mewakili 29,98% dari modal saham setelah Initial Public Offering (IPO).

Perseroan telah menetapkan harga pelaksanaan Rp500 per saham. Dengan demikian, melalui IPO ini perusahaan yang berada di bawah bendera MNC Group itu mampu mengantongi dana hingga Rp780 miliar. Dalam hajatan ini, MNC Studios International menunjuk MNC Securities, CGS ClMB, dan Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi efek.

Sementara, perusahaan produsen kertas asal Boyolali, PT Sriwahana Adityakarta Tbk dicatatkan dengan kode saham SWAT. Perseroan menawarkan 664,2 juta saham kepada publik atau kurang lebih 22% dari sahamnya setelah IPO. PT Sriwahana Adityakarta Tbk mematok harga saham perdana sebesar Rp160, sehingga mampu mengumpulkan dana sebesar Rp106,27 miliar.

Merespon Positif Penurunan Suku Bunga Acuan BI, IHSG Tembus 5.900

Seluruh modal yang terkumpul akan digunakan untuk modal kerja terutama untuk keperluan bahan baku. Perseroan mempercayakan PT NH Korindo Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Terakhir, perusahaan galangan kapal, PT Steadfast Marine Tbk. tercatat dengan kode saham KPAL. Perseroan menawarkan sebanyak 350,008 juta saham kepada publik, dengan harga per saham ditetapkan sebesar Rp115 per saham. Dengan demikian, perseroan bisa mengantongi dana sebanyak Rp40,25 miliar.

Dalam IPO ini perseroan menunjukkan Erdikha Elit Sekuritas dan Panin Sekuritas sebagai penjamin emisi, serta PT Jasa Capital Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Pencatatan saham tiga emiten anyar ini akan dilakukan saat seremoni pembukaan perdagangan di Main Hall BEI.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini