nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kembali Berjualan di Jalan Cikini, Pedagang Parsel: Tahun Ini Penjualan Lebih Baik

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 14:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 08 320 1908228 kembali-berjualan-di-jalan-cikini-pedagang-parsel-tahun-ini-penjualan-lebih-baik-p676T5imzr.jpeg Parsel (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Hari Raya Idul Fitri tinggal 7 hari lagi. Ucapan selamat merayakan hari raya pun sering kali menggunakan parsel. Hal ini pun dimanfaatkan pedagang parsel musiman untuk meraup untuk di momen Lebaran. Seperti di sepanjang jalan Stasiun Cikini, sekira 70 pedagang memanfaatkan momen ini.

Parsel makanan memang masih paling banyak diminati, namun parsel keramik yang berisikan gelas dan piring pun tetap selalu dilirik pembeli di setiap tahunnya.

Heni salah satu pedagang parsel khusus keramik mengaku, penjualan parsel tahun ini jauh lebih baik ketimbang tahun sebelumnya. Salah satunya disebabkan dengan kembali diberi izin untuk pedagang parsel berjualan di lokasi tersebut.

BPOM Sidak Parsel Lebaran 

"Tahun kemarin kan enggak boleh di sini, harus ke tempat lain, tahun ini akhirnya bisa lagi. Pas tahun kemarin banyak pelanggan yang kalau ga catat nomor handphone kita, dia kebingungan dan harus nyari-nyari akhirnya nyasar. Kalau tahun ini enggak," jelasnya kepada Okezone di Cikini, Jumat (8/6/2018).

Dia menyebutkan, sejak awal puasa hingga hari ini parselnya telah terjual sekitar 100 paket. Heni sendiri menjual parsel dengan kisaran harga Rp350.000 hingga Rp2,5 juta.

Kendati lebih menguntungkan dari tahun lalu, dirinya enggan menyebutkan keuntungan yang berhasil didapatkan. Dia hanya memastikan, setidaknya setiap hari rata-rata penjualan 10-20 parsel saat ramai, sedangkan bila sepi hanya mencapai 5 parsel.

"Paling laku itu yang tea set, yang harga Rp350.000, yang piring-piring juga laku, harganya Rp700.000 ribu," ungkapnya.

BPOM Sidak Parsel Lebaran 

Hingga hari-H Lebaran, Heni menyatakan minat pada parsel pasti akan terus ada, meski sejak minggu kemarin pembelian sudah ramai. Setidaknya dia berharap penjualan parsel keramiknya bisa bertambah hingga 10 paket.

"Biasanya yang merasa kurang beli parsel keramiknya, dia balik lagi tambah 2 misalnya. Itu sampai hari H juga da. Yang semoga bisa tambahlah sampai 10. Saya sendiri ga jualan sampai hari H sih," katanya.

Dia menyatakan, rata-rata pembelian merupakan perkantoran. Pembeli biasanya lebih memperhatikan merek dari keramik tersebut atau motif pada keramik. "Mereka suka lihat mereknya itu apa (yang bagus). Kadang juga lihat motifnya apa yang mereka suka," jelasnya.

Adapun penjualan parsel di sepanjang jalan Cikini ini buka selama 24 jam. Hal ini untuk memudahkan masyarakat yang ingin membeli parsel dalam waktu kapan pun.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini