nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub : Mudik Miliki Dampak Signifikan, Uang Pindah ke Pedesaan

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 09 Juni 2018 14:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 09 320 1908625 menhub-mudik-miliki-dampak-signifikan-uang-pindah-ke-pedesaan-96rhuRgDO7.jpg Foto: Giri Hartomo

SURABAYA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta kepada semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan mudik Lebaran tahun ini. Budi pun meyakini bahwa mudik bisa menjadi penggerakan perekonomian Indonesia.

Dia mengatakan, momen mudik memiliki dua manfaat sekaligus bagi daerah. Pertama adalah dampak ekonomi dan kedua, dampak sosial bagi daerah.

"Kalau kita perhatikan mudik Lebaran merupakan satu harapan yang mendasar bagi masyarakat. Dan juga mudik Lebaran memberikan dampak ekonomi dan sosial," ujarnya dalam arahannya di Hotel JW Marriot, Surabaya, Jawa Tengah, Sabtu (9/6/2018).

Dampak ekonomi yang dimaksud adalah akan ada perpindahan uang dari kota ke daerah. Karena, uang yang selama ini bergerak di kota kota besar mulai bergerak menuju daerah yang dibawa langsung oleh masyarakat.

H-7 Lebaran, Arus Mudik Pelabuhan Merak Terpantau Masih Sepi

Dengan adanya perpindahan uang, maka masyarakat di daerah akan memiliki penghasilan lebih. Sehingga, masyarakat daerah akan memiliki uang lebih untuk spending (membelanjakan) uangnya.

"Dampak ekonomi lakukan ada perpindahan signifkan semual di perkotaan uang itu beredar di pedesaan memberikan nilai penghasilan dan ekonomi tumbuh di daerah daerah oleh karenanya sangat efektif kita lakukan," jelasnya.

Sementara untuk dampak sosial yang dimaksud, masyarakat lebih kepada unsur humanis. Maksudnya, masyarakat yang bekerja di kota bisa berkumpul dengan keluarga dan kerabatnya.

Apalagi, mudik seperti menjadi ajang tahunan yang wajib dilaksanakan. Sehingga ada beberapa orang yang rela jauh-jauh hanya untuk sekedar mudik.

Bersama Kementerian BUMN, Perum Jamkrindo Berangkatkan 200 Ribu Pemudik'

"Dampak nilai sosial, nilai sosial tidak bisa dipungkiri kalau kita pulang ke desa itu kita jumpai (keluarga dan kerabat)," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Budi, dirinya menghimbau kepada seluruh stekholder untuk bersama sama mengawal mudik lebaran tahun ini. Khusus Dinas Perhubungan Jawa Timur, dirinya meminta agar terus menjalankan komunikasi yang intens dengan Dinas Sosial dan juga Dinas Kesehatan setempat.

"Pertama kali kami memang merencanakan mudik lebaran dengan satu kebersamaan dimana unsur unsur seperti TNI, Polri, Pertamina, PU, Kemenkes tidak boleh dilepaskan koordinasinya," tegasnya.

 

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini