nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos-Bos Kemenhub Sepakat Lembur Lebaran, Eselon 1 Siap Blusukan

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 09 Juni 2018 17:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 09 320 1908636 bos-bos-kemenhub-sepakat-lembur-lebaran-eselon-1-siap-blusukan-VpOgaAbfvx.jpg Foto: Giri Hartomo

SURABAYA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku tidak libur saat musim mudik Lebaran. Bahkan, di saat beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) lainya libur dan mudik untuk berkumpul bersama keluarganya, Budi memilih untuk terus bekerja memastikan agar mudik tahun ini bisa sukses.

Seperti hari ini, Budi memberikan arahan kepada seluruh stekholder terkait di Surabaya mengenai angkutan Lebaran 2018. Tidak hanya itu, dirinya juga menyempatkan untuk meninjau kesiapan mudik di Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal Purabaya dan Bandara Juanda Surabaya.

"Kami (Kementerian Perhubungan) sepakat untuk tidak libur (di musim mudik lebaran)," ujarnya di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/6/2018).

Budi menambahkan, secara khusus menugaskan kepada pegawai Eselon 1 untuk turun ke lapangan. Tujuannya guna memberikan arahan secara langsung serta memantau situasi terkini yang ada di lapangan.

"Saya menugaskan Eselon 1 untuk ke daerah-daerah (memastikan aman terkendali)," ucapnya.

Budi juga berharap agar seluruh Dinas Perhubungan di daerah juga melakukan hal yang sama. Sebab, tidak akan berguna jika hanya pemerintah pusat saja dalam hal ini Kementerian Perhubungan yang bekerja memperjuangkan mudik yang nyaman dan aman.

Khususnya lanjut Budi, pada saat waktu-waktu yang krusial (puncak arus mudik). Karena disitu membutuhkan armada yang sangat banyak untuk memastikan kelancaran mudik jika sewaktu waktu terjadi kepadatan di jalan.

"Oleh karenanya saya minta juga untuk menugaskan di daerahnya masing-masing sehingga saat malem nanti ada peak kita sudah siap," ucapnya.

Seperti diketahui, puncak arus mudik sendiri akan terjadi dua kloter menyusul adanya perubahan libur bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kloter pertama adalah terjadi pada tanggal 9 dan 10 Juni, sementara kloter kedua terjadi pada tanggal 12,13 dan 14 Juni.

"Ini adalah skema yang mana 15,16 itu libur kita lihat tadinya tapi ada perubahan, 12,13,14 itu puncak. Tapi sekarang mudik bisa terjadi pada hari hari ini. Balik balik kampung semula tanggal 24. Tapi ini pindah ke 19,20," jelasnya.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini