Belajar dari Tragedi Brexit, Menhub: Mudik Tak Hanya Lewat Tol

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 09 Juni 2018 19:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 09 320 1908647 belajar-dari-tragedi-brexit-menhub-mudik-tak-hanya-lewat-tol-MxSFhe4s8a.jpg Foto: Giri Hartomo

SURABAYA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan jajarannya soal kepadatan kendaraan di jalan tol saat mudik Lebaran. Hal tersebut seiring tersambungnya jalan tol dari Jakarta hingga Surabaya.

Asal tahu saja, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) memastikan dari Jakarta hingga Surabaya sudah bisa tersambung oleh Tol. Meskipun ada beberapa ruas tol yang baru dibuka fungsional pada mudik Lebaran tahun ini.

"Kita memang melihat instansi ini tidak sedikit. PU melakukan kegiatan sejak awal apa yang di capai puncak bersama dengan BUMN membuat jalur dari Jakarta Surabaya menyambung sesuatu yang membanggakan," ujarnya saat ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/6/2018).

Oleh karena itu lanjut Budi, perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi. Karena jika dibiarkan, kejadian seperti di Gerbang Tol Brebes Timur (Brexit) dua tahun silam bisa terulang kembali.

Salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah dengan melakukan edukasi kepada masyarakat. Edukasi yang dimaksud adalah agar tidak semua masyarakat mudik menggunakan jalur tol

"Kita harus melakukan pengarahan pada masyarakat bahwasanya mudik enggak harus pakai tol," ucapnya.

Menurunnya, jalan nasional pun saat ini kondisinya jauh lebih baik. Bahkan Budi menyebut, dirinya sudah merasakan sendiri melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Surabaya tanpa lewat jalan tol.

"Kita pakai juga jalan negara yang ada. Kita Kemenhub secara khusus (sudah) mengecek jalan jalan tersebut dengan bikin touring dari Jakarta ke Surabaya dan itu bagus. Jadi pak Kapolri minta tolong himbauannya jangan semuanya naik jalan tol," jelasnya.

Lalu yang terakhir, Menhub juga menghimbau kepada seluruh pemudik agar tidak melakukan perjalanan secara serentak. Tepatnya pada tanggal 9,10 atau 13,14,15 Juni.

Budi menganjurkan kepada seluruh masyarakat untuk mudik jauh di hari-hari sebelumnya dan bukan pada saat peak season. Misalnya mudik pada saat Tanggal 11 ataupun 12.

"Kedua prefensi orang mudik 12,13. Tapi karena ada tambahan libur itu ada di tanggal 9 ini sudah mulai," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi mengatakan saat ini kondisi jalan nasional saat ini 84% mantap , sementara jalan provinsi di Jawa Timur 88% mantap. Artinya kedua jalan tersebut diluar jalur tol sudah siap dilalui oleh pemudik..

"Pemerintah provinsi Jatim beberapa kali melaksanakan rakor. Mengenai infrastruktur. Data yang disampaikan kepada kami jalan nasional 84% mantap dan jalan provinsi 88% mantap. Insya Allah tidak ada lubang yang membahayakan," jelasnya.

(feb)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini