Suku Bunga BI Naik 2 Kali, Perekonomian Diharapkan Kian Tumbuh

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Selasa 12 Juni 2018 14:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 12 20 1909638 suku-bunga-bi-naik-2-kali-perekonomian-diharapkan-kian-tumbuh-IyURRvFtnz.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Perekonomian Indonesia diharapkan bertumbuh seiring dengan kebijakan fiskal moneter yang dikeluarkan pemerintah dan Bank Indonesia (BI). Belum lama ini, kebijakan moneter teranyar dari BI adalah menaikkan suku bunga acuan setelah terpilihnya Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia berharap membaiknya ekonomi Indonesia terus berlanjut. "Kinerja Gubernur Bank Indonesia Bapak Perry Warjiyo, walaupun baru dua minggu dilantik , kondisi ekonomi terlihat makin membaik,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/6/2018).

grafik

Menurutnya, pengaruh personal Gubernur Bank Indonesia juga berpengaruh, beliau memiliki rekam jejak yang baik , karakter ini jelas membuat pasar makin membaik. "Karakternya jelas, kepercayaan pasar bagus, ada respons positif terhadap pelantikan gubernur BI. Saya berharap pertumbuhan ekonomi merata dan mencapai target,” ucapnya.

Sebagai ketua Hipmi dia berharap, Bank Indonesia yang merupakan lembaga independen dapat mensinkronkan kebijakan moneter dengan terus menjaga moneter dengan terus melakukan kerjasama seperti dengan menteri keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan mengesampingkan ego sektoral.

grafik

“Sebaiknya instrumen negara saling bekerjasama dalam mensejahterakan rakyatnya dan terus melakukan sinkronisasi. Dan menjalankan fungsinya masing-masing. Koordinasi adalah kata kunci utk menapai semua itu,” harap Bahlil.

Dia mencontohkan secara psikologis posisi nilai tukar rupiah di batas Rp13.500-Rp14.000 masih bisa dimaklumi. Dia berharap rupiah tetap bertahan di kisaran angka Rp 13.500 dan terus menguat, dan jangan melebihi angka Rp14.000.

“Dengan menguatnya rupiah, pertumbuhan ekonomi yang merata, dapat dirasakan manfaatnya bagi semua orang. Tujuan ekonomi atas dasar keadilan, pertumbuhan gerakan yang merata dan berkeadilan buat rakyat,” tukasnya.

Dihubungi terpisah, Anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR RI Maruarar Sirait menilai integritas seorang gubernur BI turut mempengaruhi kepercayaan pasar. Menurut Maruarar, Perry punya integritas, ilmu yang sangat mumpuni karena punya displin ilmu makro eknomi.

grafik

Perry, lanjaut Maruarar, punya pengalaman di bidang ekonomi dan memiliki jaringan internasional yang baik. “Jadi background dia dikenal orang dalam BI dan memang berkarir di sana. Studi dan pengalaman di bidang makro ekonomi yang bagus,” katanya.

Menurut Maruarar, kebijakan Perry yang menaikkan suku bunga pasca dilantik jadi gubernur BI terbukti dengan menguatnya rupiah dan pasar modal. Ia mengatakan, kebijakan yang tepat tentu direspon pasar dengan tepat.

Pasar akan bereaksi dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan gubernur BI Perry dinilai mampu membaca itu. Menurut politisi PDI Perjuangan itu, Perry juga mampu melakukan komunikasi yang baik dengan pemerinah, DPR, pengusaha dan lainnya.

“Saya kira tidak salah Perry ini menjadi calon tunggal dari Presiden Jokowi. Makanya DPR memilihnya secara aklamasi. Saya cek dari pelaku pasar, misalnya industri Perbankan semua memberikan respon yang positif. Jadi ini membuktikan pilihan presiden ke Perry sangat tepat,” tandas Maruarar

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini