Promo Rp900 Ribu, Berapa Tarif Normal Kereta Tidur?

Giri Hartomo, Jurnalis · Selasa 12 Juni 2018 13:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 12 320 1909621 promo-rp900-ribu-berapa-tarif-normal-kereta-tidur-UIEchidLJh.jpg Foto:Keretaapiinside

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan kereta sleeper alias kereta tidur pada hari ini. Kereta sleeper merupakan layanan terbaru yang diluncurkan perseroan.

Pada pengoperasian hari pertamanya, harga tiket kereta tidur dijual dengan tarif promo sebesar Rp900.000 per orang. Tarif promo tersebut berlaku selama satu bulan ke depan atau sampai 12 Juli 2018.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan, mengenai tarif aslinya, pihaknya masih terus melakukan kajian-kajian yang mendalam. Sehingga dirinya belum bisa mempublikasikan saat ini.

Menurutnya, harga tiket normal dari kereta tidur akan bergantung kepada animo penumpang. Jika nantinya penumpang semakin banyak maka kemungkinan untuk di turunkan sedikit. Namun sebaliknya ketika penumpang selama masa promo sepi, maka ada kemungkinan akan tarif tiket kereta tidur akan dinaikan. Akan tetapi mengenai penghitungannya dirinya masih merahasiakannya.

PT KAI Operasikan Kereta Mewah Sleeper di Rangkaian KA Argo Anggrek

"Makannya kami lihat animo masyarakat dulu. Nanti baru setelah itu dilihat apakah bisa diturunkan lagi atau tidak. Nanti kami lihat betapa tarif yang paling pantas," ujarnya saat ditemui di Stasiun Gambir, Selasa (12/6/2018).

Dia melanjutkan, tarif dari Kereta tidur itu nantinya akan sedikit lebih mahal dibandingkan kereta prioritas seperti Jakarta-Bandung. Tiket kereta prioritas Jakarta Bandung sendiri dijual dengan harga Rp250.000 per orang.

"Kalau harga mahal, itu sebenarnya sama saja dengan kelas prioritas. Ini paling hanya sedikit lebih tinggi saja," ucapnya.

Intip Fasilitas Mewah Kereta Kelas Luxury Jenis Sleeper Pesanan PT KAI dari PT Inka

Menurut Edi, wajar jika tiket kereta tidur sedikit lebih mahal. Sebab kereta ini merupakan kereta pilihan dengan berbagai macam fasilitasnya.

"Ini kan sebagai pilihan kepada masyarakat, percaya atau tidak, masih banyak orang yang sangat cinta dengan kereta api," jelasnya.

(feb)

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini