Kerjasama MRT dan Ojek Online Dinilai Salah, Ini Penjelasannya

Koran SINDO, Jurnalis · Rabu 13 Juni 2018 03:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 12 320 1909838 kerjasama-mrt-dan-ojek-online-dinilai-salah-ini-penjelasannya-8TLuRYZaZz.jpg MRT (Foto: Okezone)

JAKARTA – Kerjasama PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta dengan dua ojek online merupakan tindakan salah kaprah. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi massal, MRT harus mengevaluasi kerja sama tersebut.

Apalagi ojek online hanya melayani firstmile dan lastmile, karena pengemudi ojek online mengantar pelanggan dari rumah menuju stasiun maupun sebaliknya. Wakil Kepala Dinas Per hubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko menilai, seharusnya PT MRT berkoordinasi terlebih da hulu dengan Dinas Perhubungan sebagai regulator sehingga kerja sama yang dilakukan tidak salah kaprah. Apabila ingin bekerja sama dalam bidang payment atau tiket pembayaran semestinya MRT mengintegrasikan tiket dengan moda transportasi umum lainnya yang kini sedang digarap Bank Indonesia (BI).

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan, membangun kerja sama dan kemitraan dengan berbagai pihak merupakan kunci mewujudkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat. Kemitraan itu harus berlandaskan tujuan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat bukan lagi kompetisi bisnis.

Baca Selengkapnya: Dishub Minta MRT Jakarta Evaluasi Kerjasama dengan Ojek Online

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini