Besok Lebaran, Harga Daging Ayam Meroket Jadi Rp50.000/Kg

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 14:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 14 320 1910371 besok-lebaran-harga-daging-ayam-meroket-jadi-rp50-000-kg-uY4zFOKuhR.jpg Foto: Okezone

BOGOR - Harga daging ayam menjelang Lebaran pada H-1 melonjak drastis. Daging ayam hari ini dijual dengan harga Rp50.000 per kilogram (Kg).

Pantauan Okezone di Pasar Citeureup, Kamis (14/6/2018), harga daging ayam menjadi Rp50.000 per kg dari sebelumnya Rp42.000 per kg. Harga daging ayam naik juga di Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor. Terpantau harga jual untuk satu kilogram ayam sebesar Rp48.000 per kg.

Harga jual daging ayam ini pun melampaui jauh dari batas harga acuan penjualan (HAP) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp32.000 per kg.

Menurut Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Agung Hendriadi, tingginya harga daging ayam di pasar tradisional dilakukan oleh pedagang sendiri. Pasalnya, pihaknya sudah mengecek bahwa harga daging ayam di tingkat produsen tidak mengalami kenaikan.

Satgas Pangan Lampung Sidak Peredaran Daging Berformalin Jelang Natal dan Tahun Baru

"Daging ayam (di Toko Tani Indonesia) turun Rp32.000 per kg. Kita harus bedakan pasar tradisional itu menentukan harga tidak terkendali. Jadi di pasar itu ulah pedagang sendiri dan kita imbau di beberapa tempat," ujarnya di Toko Tani Indonesia Center, Jakarta.

Dia mengatakan, karena harga pada produsen ayam tidak naik, mestinya harga di pasar tidak naik atau sesuai dengan Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp32.000 per kg.

Di Pasar Pa Baeng-Baeng Makassar, Harga Ayam Potong Naik Rp15 Ribu/Ekor

"Kita koordinasi dengan produsen ayam besar, saya tanya apa betul biaya produksi meningkat. Dia bilang tidak. Jadi kembali ke HAP Rp32.000," tuturnya.

Dia melanjutkan, Kementan berpegang pada dua indikator wilayah dalam melihat pergerakan harga daging ayam. Bila wilayah non produsen ayam seperti Kepulauan Riau dan NTT masih Rp32.000 per kg, berarti daerah lain semestinya tidak akan naik.

"Jadi kenapa Pasar Tanah Abang Rp36.000 per kg, padahal di tempat non produsen saja Rp32.000. Kenapa di Pademangan Rp36.000?," tuturnya.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini