nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-Hari H Lebaran, Jasa Marga Siapkan Strategi Hadapi Arus Balik

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 15 Juni 2018 11:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 15 320 1910626 pasca-hari-h-lebaran-jasa-marga-siapkan-strategi-hadapi-arus-balik-X2Ar18EWO1.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Arus mudik Lebaran tahun ini telah selesai. Hasil evaluasinya pun terbilang lancar.

Kelancaran lalu lintas (lalin) selama arus mudik tidak lepas dari sinergi lintas sektoral baik Kementerian, Kepolisian maupun Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Mesti begitu, masih ada langkah selanjutnya yakni menyiapkan strategi untuk arus balik yang akan dimulai pada tanggal 17-21 Juni 2018. Jasa Marga telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi arus balik Lebaran.

Mengutip Siaran Pers Jasa Marga, Jumat (15/6/2018), berikut strategi yang disiapkan selama arus balik meliputi:

1. Pengaturan distribusi lalin

Adanya penambahan hari cuti bersama dan program diskon tarif tol diharapakan dapat mengendalikan distribusi lalin, karena pengguna jalan tol memiliki pilihan waktu untuk arus balik.

2. Optimalisasi kapasitas lajur, gerbang maupun TI/TIP/Parking Bay

Peningkatan kapasitas untuk rest area di antaranya melalui pemasangan alat Rest Area Monitoring System (RAMS) dan penambahan parking bay di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Sedangkan untuk lajur, peningkatan kapasitas salah satunya melalui pemberlakuan contraflow di Jalan Tol Jakarta Cikampek atas diskresi kepolisian. Jalan Tol Jakarta-Cikampek memiliki 2 wilayah pemberlakuan contraflow,yaitu

A. Wilayah timur: mulai dari GT Cikarang Utama (km 30) hingga Km 65

B. Wilayah barat: mulai dari GT Cikarang Utama (km 30) hingga km 21

Optimalisasi di gerbang tol untuk transaksi telah disiapkan 15 mobile reader.

3. Percepatan penanganan gangguan di lajur.

Untuk mengantispasi kepadatan di lajur yang disebabkan oleh adanya gangguan, maka tim dari Cabang Jakarta-Cikampek telah menyiapkan petugas siaga di lapangan, armada pendukung operasional dan tahun ini, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek menyiagakan 2 motor patroli untuk memantau pemberlakuan contraflow.

Berdasarkan hasil evaluasi, kepadatan yang sempat terjadi pada hari Selasa, 12 Juni 2018 atau di luar dari prediksi puncak arus mudik disebabkan karena adanya gangguan kendaraan di beberapa titik di lajur contraflow, sehingga memerlukan waktu penanganan yang cukup signifikan. Untuk mengantisipasi agar gangguan tersebut tidak terulang kembali saat arus balik, Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk memastikan kelaikan kendaraan sebelum memasuki jalan tol.

Selain itu, dalam arus balik, pemudik diharapkan dapat memanfaatkan jalur arteri baik itu Jalur Pantai Utara (Pantura), Jalur Tengah dan Jalur Pantai Selatan (Pansela) yang telah mantap. Sehingga kepadatan di jalan tol dapat diantisipasi.

Saat arus balik, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menetapkan pembatasan kendaraan jenis truk melewati jalan tol mulai tanggal 22-24 Juni 2018. Namun, untuk lebih meningkatkan efektivitasnya, mulai tanggal 18-20 Juni, Kemenhub juga akan menerbitkan imbauan untuk truk tidak melintas di jalan tol saat prediksi puncak arus balik.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini