nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Google Suntik Modal JD.Com USD550 Juta

Inews, Jurnalis · Senin 18 Juni 2018 17:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 18 213 1911349 google-suntik-modal-jd-com-usd550-juta-JwDeJV103z.jpg Foto:Endgadget

JAKARTA - Google akan menginvestasikan USD550 juta untuk perusahaan e-commerce asal China, JD.com. Raksasa internet asal AS itu memperluas kehadirannya di pasar Asia yang memang tengah tumbuh pesat.

Melansir Reuters, Senin (18/6/2018), investasi tersebut sebagai salah satu bagian dari kemitraan yang lebih luas yang akan mencakup promosi produk JD.com di layanan belanja Google. Ini dapat membantu JD.com berkembang di luar basisnya di China dan Asia Tenggara dan membangun kehadiran di pasar AS dan Eropa.

Perjanjian itu memang tidak akan membuat Google bisa melenggang di China, di mana layanan utama perusahaan asal AS tersebut diblokir karena sesuai dengan hukum setempat.

Investor JD.com termasuk perusahaan media sosial China, Ten Cent Holdings Ltd memang tengah bersaing dengan pemimpin e-commerce China Alibaba Group Holding Ltd, dan Walmart Inc (WMT.N). Apalagi Alibaba juga memiliki kemitraan dengan raksasa ritel Prancis Carrefour SA.

Google meningkatkan investasinya di seluruh Asia, di mana kelas menengah sedang berkembang pesat. Apalagi minimnya infrastruktur di bidang ritel, keuangan, dan hal strategis lainnya telah menjadikannya medan perang bagi raksasa internet AS dan China. Google baru-baru ini mengempit saham di perusahaan Indonesia, Go-Jek, dan pihaknya mungkin juga akan berinvestasi dalam perusahaan e-commerce asal India, Flipkart. Google sendiri menolak berkomentar tentang investasinya di Flipkart.

Investasi di JD.com dibuat oleh unit operasi binsis Google, bukan dari kendaraan investasi induk perusahaan, Alaphabet. Google dikabarkan akan mendapatkan 27,1 juta saham biasa kelas A JD.com sebagai bagian dari kesepakatan.

Dengan begitu, Google hanya mengempit tak lebih dari 1 persen saham di JD. Untuk JD.com, kesepakatan Google menunjukkan tekadnya untuk membangun sekumpulan aliansi global karena berusaha untuk melawan Alibaba, yang lebih fokus pada menjalin hubungan ritel domestik. Softbank Group Corp Jepang yang membuat investasi internet besar di seluruh dunia, adalah investor utama di Alibaba.

"Kemitraan dengan Google ini membuka berbagai kemungkinan untuk menawarkan pengalaman ritel yang unggul kepada konsumen di seluruh dunia," kata Jianwen Liao, chief strategy officer JD.com, dalam sebuah pernyataan.

Pejabat perusahaan mengatakan, kesepakatan itu akan menambah jangkauan dan kekuatan pasar Google dalam analisis dengan keahlian JD.com dalam bidang logistik dan manajemen inventaris.

(Isna Rifka Sri Rahayu)

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini