nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Turun di Tengah Memanasnya Perdagangan AS-China

ant, Jurnalis · Rabu 20 Juni 2018 08:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 20 278 1911791 wall-street-turun-di-tengah-memanasnya-perdagangan-as-china-epoeIiYFPi.jpg Foto: Reuters


NEW YORK - Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Selasa (Rabu pagi WIB), karena meningkatnya kekhawatiran atas ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok sehingga membebani pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 287,26 poin atau 1,15%, menjadi ditutup di 24.700,21 poin. Indeks S&P 500 berakhir turun 11,18 poin atau 0,40%, menjadi 2.762,57 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 21,44 poin atau 0,28%, menjadi ditutup di 7.725,59 poin.

Kerugian tiga digit Dow, terutama dipimpin oleh penurunan saham Boeing dan Caterpillar. Saham Boeing dan Caterpillar masing-masing jatuh 3,84% dan 3,62%, pada penutupan pasar. Kedua saham tersebut sensitif terhadap ketegangan perdagangan, karena mereka memiliki sebagian besar bisnis di luar negeri.

Sementara itu, saham produsen chip AS Nvidia dan Qualcomm masing-masing turun 1,86% dan 0,84%.

Di bidang ekonomi, "housing starts" atau rumah baru yang dibangun yang dimiliki secara pribadi pada Mei berada di tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,350 juta unit, tingkat tertinggi sejak Juli 2007.

Angka tersebut 5,00% di atas perkiraan April yang direvisi sebesar 1,286 juta unit, dan 20,3% di atas tingkat Mei 2017, menurut laporan Departemen Perdagangan melaporkan pada Selasa (19/6/2018).

Sementara, izin mendirikan bangunan pada Mei berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,301 juta atau 4,6% di bawah tingkat April yang direvisi sebesar 1,364 juta.

Sementara itu, penyelesaian pembangunan perumahan pada Mei berada pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,291 juta unit atau 1,9% di atas perkiraan April yang direvisi sebesar 1,267 juta unit, menurut data yang sama.

(ulf)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini