nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelonggaran Aturan DP Rumah Sumbang Pertumbuhan Ekonomi 0,04% di 2018

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 02 Juli 2018 16:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 02 470 1916701 pelonggaran-aturan-dp-rumah-sumbang-pertumbuhan-ekonomi-0-04-di-2018-YTTrAVdmUb.jpeg Bank Indonesia. Foto: Yohana/Okezone

JAKARTA - Bank Indonesia menyatakan pelonggaran syarat uang muka (Down Payment/DP) melalui relaksasi kebijakan maksimum nilai kredit atau Loan To Value (LTV) dapat meningkatkan pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) 13,46% hingga akhir tahun. Dengan demikian bisa berkontribusi 0,04% pada pertumbuhan ekonomi.

Adapun target pertumbuhan ekonomi pada APBN 2018 sebesar 5,4%.

89% Kelas Menengah Beli Rumah lewat KPR 

"Kontribusi ke PDB (Produk Domestik Bruto) 0,04% tahun ini, dari pertumbuhan KPR 13,46% di 2018" ujar Asisten Gubernur BI Filianingsih Hendarta dalam diskusi bersama media di Gedung BI, Jakarta, Senin (2/6/2018).

Saat ini, Bank Sentral mencatatkan pertumbuhan KPR posisi bulan Mei 12,75%.

Filianingsih menjelaskan, kebijakan ini akan berdampak signifikan pada pertumbuhan kredit dalam 9 bulan atau 3 kuartal ke depan yakni diperkirakan pada pertengahan 2019.

Suplai Apartemen di Jakarta Meningkat dalam Setahun Terakhir 

"Kalau kita lihat kebijakan LTV kemarin (tahun 2016) hampir satu tahun baru meningkat (pertumbuhan kredit). Tapi kita berharap ini mungkin bisa lebih cepat karena adanya stimulus bagi pembeli tipe investasi," jelasnya.

Sementara itu, target pertumbuhan kredit secara keseluruhan masih sesuai rencana 10%-12% di akhir tahun.

"Target pertumbuhan kredit tetap 10%-12%, ini targetnya akan tercapai karena posisi kredit Mei sudah 10,26% secara year on year. Semoga bisa tercapai di upper level," pungkasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini